Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Variety

Secara umum KOI dapat diklasifikasikan kedalam 16 kelompok warna antara lain,

 

 

KOHAKU

Kohaku adalah Koi putih dengan pola warna merah. Warna putih pada Kohaku menjadi pusat perhatian untuk menentukan kualitasnya. Putihnya harus benar-benar putih sedangkan warna merah harus pekat dan cerah. Kohaku, Taisho Sanshoku dan Showa Sanshoku adalah verietas yang paling populer, mereka disebut “Gosanke (3 Besar).”

Kriteria dalam memilih Kohaku yang baik:

  • Kohaku yang baik adalah kohaku memiliki warna putih seputih salju (tidak kecoklat2an atau kekuning2an).
  • Tanda Merah (Hi) yang lebih baik adalah yang gelap tetapi cerah.
  • Hi yang baik adalah yang tersebar diseluruh badan.
  • Hi yang besar lebih baik dari yang kecil.
  • Kohaku yang tidak terdapat / terkena Hi dikepalanya (“bald head” / kepala botak) kurang berharga.
  • Hi dikepala sebisa mungkin tidak melebihi mata, rahang dan pipi tetapi boleh mencapai hidung atau mata (asal tidak melebihi).
  • Kohaku yang memiliki Hi yang mencapai mulut disebut “Hanatsuki“.
  • Kohaku yang memiliki Hi yang tersebar / memenuhi kepala / wajah disebut “Menkaburi“.
  • Kohaku yang memiliki Hi yang terdapat di bibir / mulut disebut “Kuchibeni“.
  • Dalam kasus dimana bentuk Hi dikepala tidak baik dan juga melebihi mata, tanda “Kuchibeni” diperlukan.
  • Tanda merah diperlukan ada didekat pangkal ekor, dan disebut “Ojime“. Ojime paling tidak berjarak 1-2 cm dari pangkal ekor.
  • Corak bagian belakang, dekat ekor, kalau bisa easy looking (jangan terlalu besar).
  • Memiliki Kiwa yang tegas dan jelas, tidak blur atau ber-gradasi. (Kiwa adalah pertemuan antara 2 warna yang berbeda.)
  • Komposisi antara warna merah dan putih 70 : 30
  • Kohaku yang untuk kontes, jangan ada tompel merah di pipinya.

Jenis-jenis Kohaku:

  • Step Type, adalah kohaku yang memiliki pola berstep; 2 step (Nidan), 3 step (Sandan), 4 step (Yondan).
  • Straight Hi, adalah kohaku yang memiliki Hi tidak terputus dari kepala hingga ekor.
  • Lightning Hi, adalah kohaku yang memiliki Hi berpola seperti halilintar (Inazuma Kohaku)
  • Gotenzakura, adalah kohaku yang memiliki Hi berpola bulat2 (seperti buah Cherry) rapi dan simetris.
  • Maruten Kohaku, adalah kohaku yang memiliki Tancho (bulatan) di kepalanya.
  • Masih banyak lagi jenis2 kohaku yang lainnya seperti : Doitsu Kohaku, Kinzakura, Fuji Kohaku, Kanoko kohaku, Platinum Kohaku, Kinginrin Kohaku, dll. Tetapi untuk kontes (show), biasanya lebih disukai Tipe Step dan Inazuma, bahkan belakangan ini tipe Maruten kohaku juga mulai disukai untuk kontes. Tetapi penilaian ikan juga tidak terlepas dari nilai keseluruhan dari ikan ybs.

 

TAISHO SANSHOKU

Taisho Sanshoku adalah Koi putih dengan pola warna merah dan hitam. Karena varietas ini ditemukan pada era Taisho di Jepang, maka disebut “Taisho Sanshoku” atau disebut “Taisho Sanke” atau “Sanke”.

Kriteria dalam memilih Sanke yang baik:

  • Untuk warna putih seputih salju, merah semerah darah dan hitamnya pekat.
  • Merah di kepala sebisa mungkin tidak melewati mata, pipi, mulut bahkan kalau perlu jangan melewati hidung.
  • Sanke yang istimewa tidak memiliki sumi (hitam) dikepalanya.
  • Sumi diatas warna putih (Tsubo-Sumi) lebih disukai dibandingkan sumi diatas warna merah (Kasane-Sumi).
  • Komposisi antara warna merah, putih dan hitam adalah 70:20:10
  • Sirip dengan lebih sedikit strip (garis2 hitam) lebih elegan dibandingkan dengan yang lebih banyak strip.

Jenis-jenis Sanke:

  • Taisho Sanke.
  • Aka-Sanke; Taisho Sanke dengan warna merah (Hi) yang lebih dominan dan menyebar dari kepala ke ekor. Memang lebih impresif tapi kurang elegan.
  • Yamato-Nishiki; Taisho Sanke Hikarimoyo (metalik).
  • Fuji-Sanke: Taisho Sanke dengan memiliki aksen silver di kepalanya.
  • Kanoko Sanke, Doitsu Sanke, Kinginrin Sanke, Tancho Sanke, Koromo Sanke dan Sanke-Shusui.

 

SHOWA SANSHOKU

Showa Sanshoku adalah Koi hitam dengan pola warna merah dan putih. Disebut Showa karena varietas ini ditemukan pada era Showa di Jepang. Singkatnya disebut “Showa Sanshoku” atau “Showa”.

Kriteria dalam memilih Showa yang baik:

  • Untuk warna putih seputih salju, merah semerah darah dan hitamnya pekat.
  • Pangkal sirip depan hitam (motoguro). Ingat hanya pangkalnya saja, Tidak putih semua atau hitam semua dan juga tidak ada stripe merah.
  • Diperlukan tanda Hi (merah) yang besar di kepala.
  • Diperlukan paling tidak 20% warna putih. Warna putih diperlukan pada kepala, pangkal ekor dan punggung.
  • Komposisi antara warna merah, putih dan hitam adalah 60:20:20
  • Sumi (Hitam) dikepala membagi Hi menjadi 2, lebih impresif  lagi jika membentuk huruf V dan berpangkal di hidung.

Jenis-jenis Showa:

  • Showa Sanshoku.
  • Kindai Showa; Showa yang didominasi warna putih.
  • Hi Showa; Showa yang didominasi warna merah.
  • Boke Showa; Showa dengan sumi yang blur dan muda (abu2).
  • Kage Showa; Showa dengan bayangan potongan2 kecil sumi pada Hi atau warna putihnya.
  • Doitsu Showa, Kanoko-Showa, Koromo Showa, Showa Shusui, Kin Showa dan Gin Showa.

Perbedaan mendasar Sanke dan Showa:

  • Taisho Sanke tidak memiliki Sumi di kepalanya.
  • Sumi pada Taisho sanke hanya menyebar di punggungnya. Sumi pada Showa menyebar dihampir seluruh tubuhnya.
  • Sirip depan Taisho Sanke putih atau ber-strip, sedangkan Showa memiliki sumi pada pangkalnya (motoguro).

 

UTSURIMONO

Utsuri mono adalah Koi berwarna dasar hitam dengan pola warna putih (Shiro Utsuri), merah (Hi Utsuri) atau kuning (Ki Utsuri).

 

BEKKO

Bekko adalah Taisho Sanshoku yang tidak ada pattern/pola warna merah. Jenisnya Shiro Bekko yaitu koi putih dengan pola warna hitam,  Aka Bekko  koi merah dengan pola warna hitam, dan Ki Bekko koi kuning dengan pola warna hitam.

 

ASAGI

Asagi merupakan jenis Koi tertua berwarna biru keabu-abuan dengan warna merah di sisi badannya, sisi kepala dan sirip. Sisik asagi membentuk pola jaring (blue net).  Warna merah akan menguat seiiring dengan umur KOI namun demikian warna merah pada asagi tidak akan melewati batas lateral badan KOI. Asagi yang bagus sebaiknya tidak ada noda dikepala

Varian Asagi:

  • Hi Asagi warna merahnya tersebar di sirip, dada, pipi dan perut
  • Konjo Asagi warna hitamnya lebih gelap dan solid
  • Narumi Asagi merupakan mutasi dari Asagi

 

SUSHUI

Shusui adalah Koi jenis Asagi dari kelompok Doitsu (Koi dengan sisik hanya dibagian punggung / sisi saja) merupakan hasil persilangan antara Asagi dengan dengan ikan karper asal Jerman.  Pola sisik dibagian punggung biasanya berwarna indigo/biru gelap seperti halnya Asagi, varian ini juga menampilkan warna merah/orange diseputar sirip, ekor dan badan bagian bawah.

Kualitas Sushi ditentukan berdasarkan kerapihan dari sisik dipunggung, kebersihan kepala dan pola warna merah dibagian badan.

Varian Sushui:

  • Hana Sushui,yaitu shusui yang memiliki warna merah dibadannya.
  • Hi Sushui, jika warna merah mendominasi permukaan tubuhnya.
  • Ki Shusui, jika warna punggungnya agak kehijauan dan ada warna kuningan

 

GOSHIKI

Goshiki artinya “ lima warna” dalam bahasa Jepang, yaitu koi dengan lima warna. Meskipun kadang – kadang susah sekali untuk memilah antara warna merah ,hitam, putih, biru muda, dan biru tua. Bahkan enam warna mungkin terlihat ketika warna merah dan biru saling menyelimuti.
Goshiki mempuyai garis keturunan yang kuat dari Asagi, yang mewarisi beberapa sifat pada sisik. Goshiki tradisional adalah ikan dengan warna yang cukup gelap, acak, pola yang kurang jelas. Ada juga yang seperti persilangan antara Kohaku dan Asagi, dengan tubuh berwarna hitam.

Gin-Rin Goshiki dan Doitsu Goshiki mempunyai kompleksitas yang lebih dari varietas lain yang sudah ada. Karena refleksi sisik dipengaruhi warna kulit, kadang bisa terlihat keemasan, silver, atau biru keabuan pada Gin-rin Goshiki yang bagus.

 

KOROMO

Koromo adalah Koi dengan warna dasar putih pola warna merah yang sekelilingnya berwarna gelap, merupakan hasil persilangan antara Asagi dan Kohaku atau Asagi dengan Shansoku.

Varian Koromo

  • Budo Goromo, sisiknya berwarna keunguan dan mengelompok
  • Ai Goromo, sisiknya berwarna agak merah kecoklatan darah kohaku lebih mendominasi
  • Sumi Goromo, memiliki bercak kohaku warna hitam mendominasi dengan tepi merah

 

HIKARI MUJIMONO

Adalah Koi metalik yang berwarna tunggal seperti Ogon, Platinum, Orenji dll.

 

HIKARI MOYOMONO

Hikari Moyo adalah Koi metalik dengan 2 atau 3 warna, kecuali jenis Utsuri dan Showa yang berwarna metalik, jenisnya meliputi:
Hariwake– Koi perak dengan pola warna kuning keemasan
Kikusui– Doitsu Hariwake dengan pola warna merah
Yamato Nishiki– Taisho Sanshoku yang berwarna metalik
Heisei Nishiki– Taisho Sanshoku metalik jenis Doitsu
Kujaku– Goshiki metalik

 

HIKARI UTSURI

Jenis Utsuri yang berwarna metalik, jenisnya meliputi:

  • Kin Showa– adalah Showa metalik
  • Gin Shiro Utsuri– adalah Shiro Utsuri metalik
  • Kin Hi Utsuri: adalah Hi Utsuri memiliki pola warna kulit metalik
  • Kin Ki Utsuri– adalah Ki Utsuri metalik

 

KIN GINRIN

Kin Ginrin adalah Koi dengan sisik keemasan atau keperakkan. Sisik Ginrin berbeda dengan koi metalic. Pancaran cahaya di dalamnya dihasilkan dari refleksi pigment guanine. Sisik Ginrin terlihat mengkilap pada seluruh atau sebagian permukaannya yang mengakibatkan effek mengkilap berbeda dengan kilap berlian.

Sub varietas Ginrin Ginrin secara teknis dapat dibedakan menjadi empat sub varietas yaitu,

  • Beta-Gin seluruh permukaan sisik mengkilap
  • Kado-Gin menunjukkan sisik yang hanya pada tepian utama dengan menyertakan pigment,
  • Diamond atau Hiroshima ginrin adalah jenis yang paling disukai di Jepang, koi terlihat sangat mengkilap dan mengaburkan tepian hi atau sumi.
  • Pearl Ginrin jika effek kilauannya jelas, permukaan sisik terihat menonjol,  Pearl Ginrin biasa disebut juga Tsubu atau Tama-Gini.

 

KAWARIMONO

Kawarimono merupakan kelompok koi yang memiliki variasi yang beragam dan banyak didominasi warna gelap. Varian ini memiliki lebih dari 20 jenis.

Berdasarkan dominasi warna tubuhnya Kawarimono dibagi dalam beberapa jenis antara lain,

  • Karasu (hitam)
  • Kigoi (Kigoi)
  • Matsukawabake (keturunan dari Asagi)
  • Midori
  • Chagoi (coklat)

Berdasarkan warna coraknya Kawarimono dibagi menjadi,

  • Aka Muji atau AKA Benigoi, dengan corak  merah
  • Aka Matsuba, dengan corak jingga
  • Kigoi, corak keemasan
  • Shiro Muji, corak putih
  • Chagoi, corak kuning
  • Magoi, corak coklat
  • Saragoi, corak biru keabuan
  • Ochiba Sigure, corak biru dengan semburat emas
  • Hajiro, corak hitam dengan sirip putih
  • Hageshiro, seperti Hajiro namun kepala putih
  • Kumonryu, mirip Hageshiro namun dengan warna putih berkelok dipunggungnya
  • Karasu, bercorak hitam
  • Midorigoi, bercorak kuning
  • Doitsu ochiba, seperti ochiba tampa sisik.

Secara garis besar Kawarimono adalah Koi non metalik yang tidak termasuk dalam kelompok lainnya. Contohnya Chagoi (Koi coklat/hijau kecoklatan/kuning kecoklatan), Ochiba shigure (Koi biru abu-abu dengan pola warna coklat), Kumonryu, Beni Kumonryu, dll

 

 TANCHO

Tancho adalah Koi dengan bulatan merah di kepalanya. Berdasarkan pattern/pola warna lain dibadannya, Tancho dibedakan jenisnya antara lain:Tancho Kohaku, Doitsu Tancho Kohaku, Tancho Showa, Tancho Goshiki.

 

DOITSU

Doitsu (German-scaled fish) yang berarti koi yang tidak memiliki sisik lain kecuali pada garis punggung melintasi kedua sisi sirip dorsalnya. Di Jepang Klasifikasi Doitsu hanya diterapakan pada Go Sanke, sedangkan di negara – negara  lain tidak ada kategori terpisah untuk ikan dengan German-scaled ini. Hanya ada sedikit Doitsu yang memiliki namanya sendiri seperti Shusui dan Kumonryu. Koi yang lain yang masuk klasfikasi sisik Doitsu akan memiliki nama depan atau nama belakang “Doitsu” seperti Doitsu Kohaku atau Hariwake Doitsu. Dimanapun ditempatkan kata Doitsu sebelum atau sesudah klasifikasi utama koi tersebut tidak berpengaruh.

(KOI Art – DW)

 

error: Content is protected !!
WhatsApp us