Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
(081) 11-00-99-33

Sejarah Ikan KOI

 

Asal Usul Budidaya Ikan KOI

Ikan KOI seering disebut “Nishikigoi” dalam bahasa jepang, kata ini terbentuk dari gabungan kata “nishiki” yang artinya berwarna-warni dan “goi” yang berarti ikan mas (ikan karper).          Dalam penulisan Jepang, kata KOI juga mengartikan kemurnian dan cinta, oleh sebab itu ikan KOI bisa juga diartikan dengan nilai seni yang tinggi yang menghadirkan cinta dan keberuntungan.            Sebelum kata nishikigoi ditemukan, orang-orang menyebut ikan ini dengan nama yang berbeda-beda. Sebagai contoh, ada yang menamainya dengan Hanagoi (ikan mas yang berwarna seperti bunga), Mayogoi (ikan mas yang memiliki corak indah), Echigo No Kawarigoi (ikan mas yang unik dari daerah Echigo), Madarigoi (ikan mas yang bertutul-tutul), dan Irogoi (ikan mas yang berwarna menarik).

Dalam catatan sejarah ada beberapa versi asal muasal Ikan KOI, salah satu sumber menyatakan bahwa ikan KOI  berasal dari ikan mas (Common Carp) yang hidup di wilayah Persia yang dibawa ke Jepang melalui daratan China.    Pada awal abad 17 ikan mas dibawa penduduk China yang bermigrasi ke wilayah Jepang sebagai bekal makanan untuk dikonsumsi.    Sumber lain menyebutkan bahwa ikan mas sudah ada di Jepang sejak jaman dahulu melalui penampakan ikan mas yang ditemukan pada sastra Jepang kuno Nihon Shoki (720 M), di mana Kaisar Keiko pada tahun keempat pemerintahannya (94 M) mengagumi ikan mas yang berenang di Kolam Kukuriya-no-miya di Mino-no-kuni (bagian selatan wilayah Gifu modern). Penemuan lainnya adalah Permaisuri Suiko (620 M) melihat ikan mas berenang di kebun Soga-no-Umako di tepi Sungai Yamato Asuka.   Dari informasi tersebut diyakini bahwa ikan mas merupakan nenek moyang dai ikan KOI yang ada saat ini.

Pada perkembangannya kemudian penduduk Jepang, terutama masyarakat di pegunungan Yamakoshi yang berada antara kota Nagaoka dan Ojiya di wilayah Niigata, mulai tertarik untuk  membudidayakan ikan KOI.     Masyarakat disini membeli bibit ikan dari pedagang yang diambil dari sungai Uono yang berair jernih dan kesadahan rendah (soft) untuk kemudian mengembangkannya dikolam-kolam mereka.   Tercatat kegiatan budi daya ini berlangsung sejak periode Edo (1603-1868) dimana pada periode ini yaitu pada era Tenmei (1781)  mulai banyak dijumpai ikan mas merah (Higoi), biru (Asagi) dan hitam (Magoi) .  Selanjutnya dari varian inilah dilakukan persilangan yang menjadi  kunci untuk kelahiran Nishikigoi di masa depan.

Pada perkembangan selanjutnya tercatat pada era Bunka (1804) ditemukanlah jenis ikan KOI yang pertama yang memiliki ciri khas berupa warna merah di kedua pipinya, yang kemudian disilangkan dengan ikan KOI berwarna putih polos, maka hasilnya berupa anakan ikan koi bertubuh putih  dengan perut merah.   Ikan ini banyak ditemukan  pada era Bunsei (1818) .  Pada era Tenpo (1830) ditemukan ikan KOI dengan ciri-ciri berwarna putih dengan corak merah di bagian dahi, pipi, dan bibirnya.  Selanjutnya ikan dengan warna dasar putih dan corak merah dibeberapa tempat diberi nama Irogoi.

Gambar 1.1: Katalog ikan yang dijumpai pada acara Taisho Expo di Tokyo pada tahun 1914, menunjukan KOI dalam proses pengembangan: Kohaku (A), Gonzo Sanke (B) dan Kurokiha atau Ki Utsuri (C).

Kegiatan persilangan untuk mendapatkan varietas KOI jenis baru terus berlangsung hingga saat ini dan memakan waktu lebih dari 200 tahun lamanya, tercatat lebih dari 80 varian  telah dihasilkan.   Untuk menghasilkan satu varian yang stabil diperlukan beberapa kali persilangan untuk mendapatkan galur murni dari sebuah varietas KOI yang dihasilkan sebelumnya.    Berikut beberapa catatan perjalanan sejarah penemuan berbagai varietas ikan KOI sejak 200 tahun lalu,

 

Sejarah Penemuan Varietas KOI

(Disadur dan dikumpulkan dari berbagai sumber, the Japan Nishikigoi Promotion Association, Rinko and Nichirin magazines, dan Nishikigoi Mondo by Hoshino and Fujita 2006). 

Varietas Tahun Tempat Penemu Catatan Penting
Higoi, Asagi, Magoi 1781+ Yamakoshi Ikan koi dengan warna merah, biru, dan hitam yang menjadi cikal bakal koi masa depan
Irogoi 1804 Nijuu, Yamakoshi Ikan putih dengan corak merah seperti Asagi
Asagi Magoi 1868 Ueda River Jirohachi Seki Peningkatan kualitas Asagi sebagai ikan hias
Gosuke Sarasa (Kohaku) 1890 Ojiya Kunizou Hiroi Pelopor Kohaku (Sakura)
Gonzo Sanke 1898 Galur dari Asagi Magoi
Ki Utsuri 1898 Takezawa Komasaburo Hoshino Galur dari Tetsu magoi
Doitsugoi 1904 Fukagawa Shinnosuke Matsubara Pengenalan KOI dengan kulit tampa sisik
Shusui 1908 Akiyama Fish Farm Kichigoro Akiyama Persilangan antara jenis Doitsu dengan Asagi
Akame Kigoi 1914 Akiyama Fish Farm Kigoi dengan mata merah
Sanshoku precursor 1914 Uragara Heitaro Sato Shirogoi x Kohaku x Tejima Kohaku
Goshiki precursor 1918 Ojiya Asagi x Aka Sanke x Aka Bekko
Taisho Sanshoku 1919 Yamakoshi Eisaburo Hoshino Tejima-Kohaku x Bekko
Ki Utsuri 1920 Yamakoshi Sato Yohei Ki Bekko x Magoi
Ki Utsuri 1920 Yamakoshi Eisaburo Hoshino Ki Utsuri x Ki Utsuri (fixed)
Kigoi 1922 Yamakoshi Yoshiichi Matsui Akame Kigoi bermata merah
Kin Kabuto 1924 Yamakoshi Isematsu Takan Kinbo x Fijigin
Shiro Utsuri 1925 Yamakoshi Kazou Minemura Ki Utsuri x Sanke atau Shiro Bekko
Jintoro Showa 1927 Yamakoshi Kazou Minemura Ki Utsuri x Matsukawabake x  Kohaku
Showa Sanshoku 1927 Jukichi Hoshino Ki Utsuri x Kohaku
Ginrin Kohaku 1929 Yamakoshi Pemunculan pertama Kohaku Ginrin
Ossa Showa 1935 Ojiya Kishichirou Hoshino Showa x Shiro Utsuri (fixed)
Doitsu Sanke 1941 Yamakoshi Tahichi Kawakami
Ogon 1947 Ojiya Sawata Aoki Kin Kabuto x Gin Kabuto
Doistu Yotsushiro 1950 Yamakoshi Kunio Hiroi Karasu x Hajiro
Kumonryu 1953 Yamakoshi Kunio Hiroi Doistu Yotsushiro x Karasu
Orenji Ogon 1956 Yamakoshi Masamoto Kataoka Asagi x Ogon
Yamabuki Ogon 1957 Yamakoshi Masamoto Kataoka
Doitsu Ogon 1958 Yamakoshi Tomisaku Sakai Black Doitsu x Ogon
Kin Utsuri 1958 Yamakoshi Kumazo Takahashi Ogon x Ki Utsuri
Doistu Showa 1959 Yamakoshi Kanekichi Fujii
Hariwake Ogon 1960 Yamakoshi Tomisaku Sakai
Midorigoi 1960 Kiichiro Suzuki
Matsuba Ogon 1960 Ojiya Eizaburo Mano
Kobayashi Showa 1960 Tomiji Kobayashi Showa x Kohaku
Kujaku 1960 Ojiya Toshio Hirasawa Sushui x Matsuba Ogon x Hariwake
Parachina Ogon 1963 Uodu, Toyama Tadao Yoshioka Akame Kigoi x Nezu Ogon
Yamatonishiki 1965 Seikichi Hoshino
Koshi no Hisoku 1965 Uodu, Toyama Tadao Yoshioha Shusui x Yamabuki Ogon
Ochiba Sigure 1974 Rinrin park, Ehime Chagoi x Kohaku
Beni Kumonryu 1980 Yamakoshi Kumonryu x Doitsu Kohaku
Beni Hikari 1990 Ojiya Doitsu Goshiki x Doitsu Kujaku
Kinkiryu 1990 Yamakoshi Ichiji Watanabe Doitsu kinryu x Doitsu kinshowa

Kinryu = Kumonryu x Gin Matsuba

Kikokuryu 1992 Ojiya Haruo Aoki Kumonryu x Kikusui
Beni Kikokuryu 1992 Ojiya Haruo Aoki Kumonryu x Kikusui
Ginka 1998 Ojiya Kiyoshi Kase Ginrin Hajiro x Goshiki x Motoguro Kujaku

 

WhatsApp us