Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
(081) 11-00-99-33

Biologi Ikan KOI

Taksonomi KOI

KOI adalah ikan yang masuk dalam keluarga Cyprinidae yang masih sekerabat dengan ikan mas yang kita kenal namun berbeda spesies.   Ikan KOI berasal dari ikan mas yang melalui proses rekayasa genetik untuk menghasilkan beberapa varietas.

Berikut taksonomi ikan KOI  yang kita kenal dan perbedaannya dengan ikan Mas,

Ikan KOI Ikan Mas (Common Carp)
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Sub Filum Vertebrata Vertebrata
Class Actinopterygii Actinopterygii
Ordo Cypriniformes Cypriniformes
Family Cyprinidae Cyprinidae
Genus Cyprinus Carassius
Species Cyprinus Carpio Carassius Auratus

 

KOI tergolong makhluk Omnivora dan memiliki tulang belakang (vertebrata) dan masuk dalam hewan berdarah dingin yang berarti sangat rentan dengan perubahan temperature yamg mendadak.  KOI termasuk ikan yang berumur panjang hampir rata-rata bisa mencapai umur diatas 10 tahun dan jika dipelihara dengan baik KOI dapat mencapai usia 30 tahun lebih.

Berdasarkan usianya KOI sering diklasifikasikan sebagai berikut,

Tosai : Umur sampai 1 tahun Nanasai : Umur 7 tahun
Nisai : Umur 2 tahun Hachisai : Umur 8 tahun
Sansai : Umur 3 tahun Kyusai : Umur 9 tahun
Yonsai : Umur 4 tahun Jussai : Umur 10 tahun
Gosai : Umur 5 tahun Juutosai : Umur 11 tahun
Rokusai : Umur 6 tahun Juunisai : Umur 12 tahun

dan seterusnya

 

Morfologi dan Anatomi KOI

Tubuh ikan KOI dibagi menjadi 3 bagian besar: kepala, badan dan ekor. Jika dilihat dari luar  tubuh ikan KOI berbentuk elipse seperti torpedo (gilig) dengan alat gerak berupa sirip (fin).   Dalam kondisi normal KOI dapat tumbuh mencapai ukuran 50 – 75 cm walaupun beberapa diantaranya dapat mencapai lebih dari 80 cm biasanya disebut KOI jumbo yang pernah tercatat dapat mencapai panjang 120 cm.

Ikan KOI memiliki banyak variasi warna sesuai dengan varietasnya,  Warna ikan berasal dari sel warna (Chromatophore) yang terdiri dari melanophore (hitam), xanthophore (kuning), erytrophore (merah) dan guanophore (putih/kilap), ketajaman warna KOI sangat dipengaruhi oleh lingkungan hidup, hormon dan usianya.  Warna KOI akan tumbuh menjadi semakin tajam sampai dewasa dan akan cenderung memudar ketika memasuki usia tua.

 

Anatomi Eksternal Ikan KOI

Sirip

  • Ikan KOI memliki sirip yang lengkap yaitu sirip punggung (Dorsal Fin), sepasang sirip dada (Pectoral Fin), sepasang sirip perut (Ventral fin), sirip anus (Anal fin), dan sirip ekor (Claudal fin)
  • Sirip pada KOI terdiri atas jari-jari keras, jari-jari lunak, dan selaput sirip yang berfungsi sebagai alat gerak dan memiliki kemampuan untuk tumbuh kembali bila sirip mengalami kerusakan atau patah.
  • Sirip punggung (Dorsal Fin), memiliki 3 jari-jari keras dan 20 jari-jari lunak
  • Sirip perut (Ventral fin) memiliki jari-jari lunak sebanyak 9 buah
  • Sirip anus (Anal fin) memiliki 3 jari-jari keras dan 5 jari-jari lunak

Sisik

  • Hampir seluruh permukaan tubuh KOI jenis wagoi diselimuti oleh sisik kecuali dibagian kepala sedangkan untuk jenis doitsu sisik hanya dijumpai pada bagian dorsal saja (dorsal line).
  • Sisik terdiri dari dua lapisan, lapisan permukaan (epidermis) dan lapisan bawah (dermis).
  • Sisik dilindungi oleh lapisan lendir (kutikula) yang mengandung berbagai senyawa pelindung dan antibody, lysozyme (enzyme yang dapat merusak bakteri), dan C-reaktif protein (protein yang bersifat anti bakteri ) .
  • Sel warna (Chromatophore) dapat berada pada lapisan epidermis dan dermis dari sini warna koi dihasilkan, terdiri dari melanophore (hitam), xanthophore (kuning), erytrophore (merah) dan guanophore (putih/kilap) . Jika sel warna dikedua lapisan sama maka warna akan muncul tajam, jika berbeda maka akan muncul efek 3 dimensi.

 Mulut

  • Mulut ikan KOI berbentuk protrusive mengarah kebawah yang ideal untuk mengambil makanan dari dasar kolam, walaupun demikian KOI dapat mengambil makanan di tengah atau dipermukaan kolam dengan baik.juga.
  • Mulut KOI tidak dilengkapi dengan gigi.
  • Dekat mulut KOI dilengkapi dengan sepasang sungut (barbel) yang berfungsi sebagai indera penciuman atau perasa.

 Mata

  • Ikan KOI dilengkapi dengan sepasang mata yang berfungsi sebagai indera penglihatan.
  • Lingkup penglihatan KOI hampir mencapai 360o sehingga KOI dapat dengan mudah mengetahui segala sesuatu disekitarnya.

Garis Lateral (Lateral Line)

  • Pada sisi pertengahan batang badan sampai batang ekor mempunyai gurat sisi membentuk garis lateral (linea laterilis) yang berfungsi sebagai indera pendengaran atau penerima getaran suara
  • Dibawah garis lateral terdapat jalur pembuluh darah utama.

 

Anatomi Internal Ikan KOI

Bagian dalam tubuh ikan KOI terdiri dari otot, organ dalam, tulang, system peredaran darah dan system syaraf.

Otot

  • Otot ikan berada dibawah lapisan kulit dan didalam jaringan otot terdapat jaringan pembuluh darah.
  • Ada dua jenis otot, otot warna gelap dan otot berwarna putih. Otot warna putih untuk membuat gerakan cepat  atau reflex sedang otot warna gelap untuk gerakan-gerakan perlahan.

Insang

  • Ikan KOI memiliki sepasang insang yang berada dibagian kepala, dan ditutup/dilindungi oleh operculum (penutup insang).
  • Fungsi insang adalah menghisap air dan memisahkan unsur oksigen untuk diserap dan membuang unsur carbon dan unsur ammoniumnya.
  • Insang ikan yang sehat berwarna merah cerah tanpa ada noda serta struktur filament yang terpisah bebas tidak menyatu. Insang ikan yang tidak sehat bias berwarna pucat atau merah kecoklatan.

Otak

  • Otak berada tepat dibelakang mata dan dilindungi oleh tempurung kepala.
  • Fungsi otak adalah mengatur gerakan ikan baik gerakan normal maupun reflek.

Ginjal

  • Ikan KOI memiliki dua ginjal, ginjal posterior yang terletak tepat di bawah tulang belakang dan diatas swim bladder, dan  ginjal anterior yang berada diatas bagian tengah swim bladder.
  • Fungsi ginjal menyaring kotoran dalam darah juga memproduksi sel darah putih.

Jantung

  • Ikan KOI memiliki dengan dua bilik yang berfungsi memompa darah keseluruh bagian tubuh.
  • Letak jantung tepat berada dibelakang insang.

Liver

  • Liver: berwarna merah kecoklatan gelap dan berada dibagian depan rongga dada..
  • Fungsi liver adalah mencerna, menyaring dan menyimpan glukosa, delain itu liver juga berfungsi untuk memproduksi enzym pencernaan.

Kantung Empedu (Gall Bladder)

  • Kantung empedu berukuran kecil dan berada tertanam di jaringan hati.
  • Kantong empedu berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan dan cairan empedu.

Saluran Pencernaan.

  • Saluran pencernaan ikan terdiri dari lambung dan usus, lambung berada dibelakang kepala dan diatas liver lalu terhubung dengan usus.
  • Lambung dan usus ikan berbentuk tubular dan panjang; ukuran lambung lebih besar sedikit sibanding usus.

Swim Bladder

  • Swim Bladder: terdiri dari dua bilik ruang yang elastis yang terletak tepat di bawah ginjal dan dibawah tulang belakang.
  • Fungsi swim bladder adalah menjaga keseimbangan ikan diair.

Gonad

  • Organ reproduksi ikan disebut gonad, pada ikan betina ditemukan kantung telur dan pada laki-laki, testis.
  • Kantung telur dapat mengisi sebagian besar rongga perut.

 

Ekologi Ikan KOI

KOI tergolong ikan air tawar hidup dikawasan beriklim sedang (8-31  oC), walaupun merupakan ikan air tawar ikan KOI dapat juga hidup diperairan air asin dengan kadar garam yang tidak terlalu tinggi (maksimum 0,5%).   Walaupun ikan KOI memiliki rentang parameter lingkungan hidup yang lebar namun pada dasarnya KOI sangat rentan terhadap perubahan parameter yang mendadak hal ini disebabkan karena KOI tergolong mahluk berdarah dingin yang suhu tubuhnya mengikuti suhu lingkungannya.

Ikan KOI tergolong ikan pemakan segala (Omnivora) di habitat aslinya ikan KOI hidup di sungai dan danau berarus tenang dengan pakan alami berupa serangga air, udang-udangan (crustacea), tanaman dan alga, setelah tumbuh dewasa KOI juga memakan hewan yang ukurannya lebih besar lagi.  Ikan KOI yang hidup dialam bebas secara alamiah tumbuh dengan baik karena didukung dengan ekosistem yang baik.    Ikan KOI dapat dipelihara di kolam dengan syarat kita harus membuat ekosistem buatan yang memiliki  parameter airnya tidak berbeda jauh dengan ekosistem alami.   Parameter air yang perlu diketahui agar ikan KOI agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dapat diuraikan sesuai tabel berikut,

 

Parameter utama air untuk hidup ikan KOI

(Data diambil dari berbagai sumber dan media dan disarikan kembali oleh penulis).

PARAMETER UNIT RENTANG HIDUP NILAI IDEAL
Temperatur oC 13 – 31 25 – 29
Dissolved Oksigen (DO) ppm 4 – 12 6 – 8
PH 6 – 9 6,8 – 7,2
Ammonia (NH3) ppm 0 – 0,05 0 – 0,02
Nitrit (NO2) ppm 0 – 0,1 0
Nitrat (NO3) ppm 0 – 200 10 – 60
Total Dissolved Solid (TDS) ppm 50 – 500 200 – 300
General Hardness (GH) dH 3 – 21 4 – 14
Carbonate Hardness (KH) dH 3 – 17 6 – 10
Alkalinitas ppm 50 – 180 100 -150
Carbon Dioxide (CO2) ppm 0 – 20 5 – 10
Chlorine (CL2) ppm 0 – 0,5 0
Salinitas ppt 0 – 5 0,5 – 3

 

Konversi Unit

  • 1 ppm = 1 mg/L
  • 1 ppt = 1000 ppm = 0,1 %
  • 1 dH = 17,9 ppm

 

WhatsApp us