Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
(081) 11-00-99-33

Infeksi Dactylogyrosis (Gill fluke)


Resiko Kematian

■■■■■■■■■■■■■■ : Moderat ke tinggi


Deskripsi

Dactylogyrosis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh spesies dari genus dactylogyrus, menyerang ikan air tawar & air laut yang ditandai dengan manifestasi kerusakan sistem pernapasan.  Mereka dikenal sebagai cacing insang karena sebagian besar berada di insang inangnya. Spesies yang tersebar luas adalah D.vastator dan D.extensus.


Agen Penyebab

  • Dactylogyrus vastator
  • Dactylogyrus extensus.

Faktor Penyebab

  • Hampir semua penyakit ini muncul dari sanitasi yang buruk
  • Ikan baru yang membawa penyakit ini.

Cara Penularan

Penularan trematoda monogenetik terjadi dari ikan ke ikan lain melalui kontak langsung atau air yang terkontaminasi.


Masa Inkubasi   

Tidak ada masa inkubasi


Gejala Klinis

Symptom Fisik

  • Insangnya pucat, kadang berpola mosaik & tertutup lendir.
  • Warna gelap dapat muncul di antara ikan yang sakit.
  • Pada titik perlekatan parasit terjadi destruksi epitel & gangguan jaringan.
  • Tepi insang berwarna keabu-abuan & tampak menggumpal & operculum tampak agak terbuka. Hiperplasia dan nekrosis insang sering terjadi.
  • Kadang-kadang berkembang area putih hingga abu-abu putih dari lendir yang menebal pada kulit, terutama di belakang sirip atau di depan sirip punggung.
  • Infeksi sekunder akibat bakteri atau jamur juga sering dijumpai.

Symptom Perilaku

  • Ikan yang terinfeksi menjadi gelisah dan berkumpul dalam jumlah besar di saluran masuk air.
  • Ikan megap-megap & pernapasan mereka terhambat.
  • Ikan muda menderita kekurangan nafsu makan dan kurus. Kepala menjadi lebih besar dibandingkan dengan tubuh.

Diagnosa Penyakit

  1. Pengalaman kasus sebelumnya
  2. Mempelajari gejala klinis
  3. Scraping dan penilitian microscopic

Pengendalian dan Pengobatan

Ikan yang terjangkit segera diangkat dan diobati.

Ikan yang sakit diobati dengan salah satu cara berikut,

  • Sodium Klorida (NaCl): 2,5% selama 1 jam dengan metode perendaman pendek.
  • Mebendazol: 1 mg/liter selama 24 jam dengan metode perendaman pendek
  • Asam asetat: 1 -2 ml asam asetat glasial/1liter air, selama 1-10 menit dengan perendaman pendek
  • Formalin: 250-330 mg/1 liter air selama 1-30 menit dengan metode perendaman pendek

Tindakan Pencegahan

  • Perbaiki sanitasi kolam
  • Biasakan karantina ikan sebelum dimasukan kolam.

Rekomendasi Produk


Referensi

  • Noga, Edward J | 2010 | “Fish Desease-Diagnosis and Treatment” | US: Wiley-Blackwell
  • Helen E. Roberts, DVM; Brian Palmeiro,VMD, DACVD; E. Scott Weber III,VMD, MSc | 2009 | “Bacterial and Parasitic Diseases of Pet Fish” | US: Elsevier Saunders
  • Sharma, Madhuri;  et al | 2012 | “Overviews of the Treatment and Control Fish Deseases” | India: International Research Journal of Pharmacy
  • Eissa, Alaa Eldin | 2016 | “Clinical and Laboratory Manual of Fish Deseases” | Saarbrucken, Germany: LAP LAMBERT Academic Publishing
  • About Goldfish | 2021 | “Common Goldfish Desease” | www.gold-fish.com

Editor: Drajat, admin@koiart.net  | Created: 25/11/2018 | Last Update: 25/11/2021 |

Copyrights(C), koiart.net

Comments are closed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us