Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
(081) 11-00-99-33

Infeksi Bakteri Vibrio (Vibriosis)


Resiko Kematian

■■■■■■■■■■■■■■■ : Tinggi


Deskripsi

Vibriosis adalah salah satu penyakit ikan paling umum yang disebabkan oleh bakteri genus Vibrio yang menyerang banyak ikan air laut dan air tawar.  Penyakit ini ditandai dengan septicemia, ulserasi , asites (penimbunan cairan), dan nekrosis


Agen Penyebab

Agen penyebab vibriosis yang paling sering muncul adalah V. anguillarum.  namun sering dijumpai juga Vibrio salmonicida, V. carchariae dan V. cholerae.    V. anguillarum adalah Gram negatif, bakteri berbentuk batang baik melengkung atau lurus, motil, tidak berspora dan tidak berkapsul. Organisme tidak menghasilkan pigmen. Tumbuh cepat pada suhu 25-30 C.


Faktor Penyebab

  • Temperatur yang tinggi.
  • Populasi yang padat.
  • Polusi organik di air.
  • Nutrisi Buruk
  • Parameter air yang buruk.
  • Penanganan yang kasar.

Cara Penularan

  • Infeksi dapat ditularkan melalui route oral.
  • Cedera eksternal dan infeksi parasit eksternal mungkin berperan dalam transmisi infeksi melalui route dermal.
  • Organisme pembawa (ikan baru, burung, tikus dll) mungkin berperan dalam penyebaran infeksi.
  • Memberi makan ikan dari bahan baku makanan yang terkontaminasi (ikan yang terinfeksi atau jeroan dari ikan yang mati).
  • Kontak antara ikan yang sakit & yang sehat.

Masa Inkubasi   

Masa inkubasi pendek (3 hari). Hal ini tergantung pada virulensi patogen dan kerentanan ikan


Gejala Klinis

Symptom Fisik

  • Anoreksia, penggelapan kulit dan kematian mendadak pada ikan muda.
  • Ada pembengkakan abdomen, anemia dan perdarahan sisik.
  • Bintik-bintik merah ditemukan di daerah perut dan lateral ikan yang terinfeksi.
  • Pembengkakan pada limpa, hati dan ginjal.
  • Ada hiperemia usus bersama dengan cairan kental bening di dalam saluran usus
  • Muncul seperti bisul yang ditemukan di bawah kulit dan di otot yang tidak jauh berbeda dengan furunkel, jika pecah meninggalkan ulcer terbuka yang besar.
  • Pembengkakan mata.
  • Busuk sirip dan insang pucat dapat terlihat pada infeksi kronis.

Symptom Perilaku

  • Ikan malas, dan sering diam
  • Perjalanan infeksi berlangsung cepat dan sebagian besar ikan yang terinfeksi mati tanpa menunjukkan gejala klinis.

Diagnosa Penyakit

  • Riwayat kasus.
  • Melihat gejala klinis.
  • Isolasi dan Identifikasi Vibrio spp.
  • Tes ELISA dan imunofluoresens membantu dalam diagnosis penyakit.

Pengendalian dan Pengobatan

Karantina ikan yang terinfeksi.

Pengobatan dapat dilakukan dengan dengan salah satu cara dibawah,

  • Sulphamerazine: 12gr/50kg ikan/hari selama tiga hari diikuti dengan 7 gr/50kg ikan/hari selama 11 hari.
  • Pemberian oral melalui pakan Oxytetracycline: 3-5gm/50kg ikan/hari selama 10 hari.
  • Furazolidone melalui pakan: 100mg/kg/ikan/6hari.

Tindakan Pencegahan

  • Faktor stres harus dihindari.
  • Pengelolaan budidaya ikan yang baik.
  • Desinfeksi telur ikan dapat membantu dalam pencegahan infeksi.
  • Pemberian makan ikan mati atau jeroan ikan yang terinfeksi sebagai sumber protein yang sehat harus dihindari.
  • Desinfeksi semua wadah dan peralatan untuk mencegah penyebaran infeksi.
  • Karantina ikan baru dan sanitasi yang baik akan meminimalkan penyebaran infeksi.

Rekomendasi Produk


Referensi

  • Veterinary Clinics of North America | 2009 | “Bacterial and Parasitic Diseases” | theclinics.com
  • Madhuri Sharma, A.B Shrivastav, Y.P Sahni, Govind Pandey | 2012 | “Overviews of the Treatment and Control of Common Diseases” | International Research Journal of Pharmacy
  • FAO Fisheries and Aquaculture Department | 2000 | “Cultured Aquatic Species Information Programme Cyprinus carpio (Linnaeus, 1758)” | FAO United Nation
  • Mamoru Yoshimizu, Hisae Kasai, Takashi Aoki, Mitsuru Ototake, Masahiro Sakai, Tae-Sung Jung, Jun-ichi Hikima, Nobuaki Okamoto, Takashi Sakamoto, Akiyuki Ozaki, Ryosuke Yazawa | 2017 | “Prevention And Treatment Of Diseases Caused by Fish Pathogens” | UNESCO

Editor: Drajat, admin@koiart.net  | Created: 24/11/2018 | Last Update: 24/11/2021 |

Copyrights(C), koiart.net

Comments are closed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us