Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Cara Menggunakan Obat Ikan Agar Tepat Sasaran

Banyak obat-obatan yang beredar dipasaran dengan kegunaan yang beraneka ragam dari hanya sekedar untuk karantina ikan baru sampai menyembuhkan penyakit tertentu, namun banyak yang pada prakteknya banyak pehobi yang menggunakannya keliru karena kesalahan mendiagnosa suatu penyakit bahkan kadang ada juga yang mengobatinya dengan coba-coba yang berujung kematian ikan.   Disamping dituntut pengetahuan untuk mendiagnosa penyakit berdasarkan ciri visual para pehobi juga harus memiliki pengetahuan dasar obat-obatan untuk ikan yang bisa didapatkan secara mudah di dunia maya.

Untuk mengurangi resiko tersebut berikut diuraikan cara pemilihan obat yang tepat guna agar terhindar dari resiko kematian ikan.   Untuk lebih mudah mencernanya perlu kita mengetahui kategori obat yang beredar di pasaran.   Obat-obatan ikan dapat dikategorikan berdasarkan penggunaannya antara lain,

1. Antiseptik

Obat kategori ini digunakan untuk membasmi bakteri/jamur/virus yang menempel pada tubuh bagian luar ikan, misal penyakit akibat parasit atau jamur yang menempel pada kulit luar ikan.  Obat jenis ini tidak untuk disuntikan kedalam tubuh ikan dan akan berakibat fatal.   Contoh obat bersifat antiseptik yang sering digunakan antara lain: Garam, Methylene Blue, Malacite Green, PK kadar rendah

2. Antibiotik

Obat kategori ini digunakan untuk mengobati infeksi akibat kuman penyakit yang bekerja dari dalam tubuh, antibiotik membunuh bakteri/kuman penyakit tampa merusak inangnya.  Obat ini sangat effektif jika digunakan melalui injeksi intra moluscular, namun bisa juga melalui rendaman jika untuk mengobati infeksi diluar tubuh ikan.  Contoh obat kategori antibiotik adalah Oxytetracycline, Enrofloxacin, Acriflavine, Amoxilin dll.

3. Desinfectant

Desinfectant digunakan untuk memberantas kuman/hama penyakit tapi pada benda mati seperti lingkungan kolam jika ada wabah atau peralatannya.  Hati-hati menggunakan obat kategori ini karena mempunyai daya bunuh tinggi dan berbahaya untuk digunakan langsung pada mahluk hidup seperti ikan.   Contoh obat-obatan pada kategori ini adalah PK dosis tinggi, Formalin, Benzakonium Chloride, Cooper Sulphate, Hidrogen Peroksida.

 

Untuk menghindari kekeliruan dalam memilih obat sebaiknya sebelum mengobati ikan  lakukan tindakan berikut,

  1. Lakukan diagnosa penyakit dahulu dengan benar berdasarkan tanda-tanda visual penyakitnya, jangan segan menanyakan kepada orang yang lebih berpengalaman atau dokter hewan setempat.
  2. Kenali letak penyakit itu berada, diluar tubuh atau didalam tubuh untuk menentukan jenis kategori obat yang akan digunakan.
  3. Gunakan obat yang tepat dengan takaran tepat, disini pahami betul mamfaat masing-masing obat
  4. Lakukan pengobatan sesuai lama pengobatan yang dianjurkan sampai ikan benar-benar sembuh, jangan menghentikan pengobatan ditengah jalan terutama pada penggunaan obat-obatan jenis antibiotik.
  5. Jika dalam satu atau dua kali pengobatan belum menampakan adanya perbaikan lakukan evaluasi apakah ada kekeliruan dalam hal diagnosa penyakit atau pemberian dosis.
  6. Buang sisa obat jika perlu, karena beberapa obat turun efektifitasnya jika sudah terbuka terlalu lama terkena udara.

 

 

This post created by Drajat W. 17/04/2020 updated 17/04/2020 – Copyrights (c) 2017 Koi Art, All Rights Reserved

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us