Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Rahasia Warna Koi

Rahasia Warna Koi

KOI adalah hewan peliharaan yang kaya akan warna, bahkan warna pada KOI memiliki nilai tersendiri dalam acara kontes, tidak heran banyak pehobi melakukan berbagai cara untuk membuat warna ikannya baik diantaranya memberikan pakan yang mengandung pewarna.  Sayangnya banyak yang keliru dalam memberikan pakan dengan  cara  memberikan pakan warna secara berlebihan alih-alih mendapatkan warna yang baik tapi sebaliknya  muncul kebocoran warna atau muncul warna yang tidak kita kehendaki bahkan resiko terburuknya ikan akan mengalami kerusakan ginjal karena ginjal tidak mampu mengolah pigmen yang berlebihan. Untuk menambah wawasan kita berikut diuraikan perihal warna KOI untuk panduan kita merawat ikan kesayangan kita.

Darimanakah Warna Koi Berasal?

Warna pada ikan muncul dari permukaan kulit, jika diperhatikan lebih detail lagi maka lapisan kulit KOI terdiri dari 2 lapisan:

  1. Lapisan luar (Epidermis) yamh terdiri dari lapisan lendir, syaraf sensorik dan sel warna (Chromatopores)
  2. Lapisan dalam (Dermis) yang berisi sel warna (Chromatopores).

Chromatopores memegang peranan penting dalam pembentukan warna KOI, sel tersebut mengandung pigmen warna, kecerahan warna ikan ditentukan oleh jumlah kandungan pigmen warna pada Chromatopores. Jika sisik ikan transparan dan Chromatopores di epidermis dan dermis mengandung pigmen warna yang sama maka warna yang munculakan menimbulkan efek 3D seperti banyak dijumpai pada ikan satu warna.

Dalam sel Chromatopores biasanya diisi oleh beberapa pigmen warna antara lain,

  1. Melanin, adalah pigmen yang menimbulkan warna hitam dan coklat tua, pigmen ini banyak dijumpai pada hewan dan manusia dan pigmen ini mengakibatkan terang gelapnya warna.
  2. Pteridines atau Carotenoid, pigmen yang menimbulkan warna merah, kuning dan orange, banyak dijumpai pada tumbuh-tumbuhan, alga dan jamur.
  3. Purines, yaitu pigmen yang menimbulkan kesan mengkilat atau metalik.

Intensitas dari warna KOI tergantung kepada seberapa besar distribusi pigmen dalam Chromatopores, misal dalam sel warna mengandung pigmen pteridines merah dan purines maka warna koi yang muncul akan tampak menjadi merah metalik dan jika dalam sel tersebut juga terdapat melanin yang tinggi maka intesitas warnanya lebih tebal dan gelap.

Syaraf sensorik pada lapisan epidermis juga bisa mempengaruhi warna pada ikan misal seekor Black Kumonryu diletakan pada kolam berwarna dasar hitam akan berubah menjadi abu-abu ketika diletakan dikolam berwarna dasar putih, hal ini terjadi karena sensor motorik merangsang ikan memproduksi hormon adrenalin pada lingkungan yang gelap yang selanjutnya hormon tersebut dirubah menjadi melanin yang mengakibatkan warna berubah menjadi tebal.

 

Dari mana pigmen-pigmen warna berasal?

Melanin diproduksi oleh tubuh ikan sendiri dengan merubah hormon atau asam amino tyrosine yang disintesa  menjadi kristal melanin. Produksi pigmen ini sangat dipengaruhi oleh sensor syaraf dan hormon sehingga parameter air dan lingkungan menjadi sangat berpengaruh terhadap produksi melanin.

Faktor lingkungan yang mempengaruhi produksi melanin adalah cahaya, temperatur, kekeruhan (turbidity) dan gangguan yang mengakibatkan stress ikan.  Pigmen melamin bersifat photoprotectan atau melindungi kulit dari radiasi sinar UV, semakin ikan terpapar sinar matahari maka warna ikan semakin tebal dan vibrant karena produksi melanin meningkat.  Temperatur air juga mempengaruhi produksi melanin semakin rendah suhu air semakin tinggi produksi melanin sehingga ikan yang hidup ditemperatur rendah lebih tebal/vibran warnanya.  Kondisi ikan stress atau sakit mengakibatkan produksi melanin menurun sehingga warna ikan akan memudar.

Faktor parameter air yang mempengaruhi produksi melanin antara lain PH, Salinitas, KH atau GH.  Kondisi PH yang cenderung asam akan meningkatkan produksi melanin dan sebaliknya pada kondisi basa produksi melanin menurun.  Kadar garam (salinitas) dapat melarutkan beberapa pigmen melanin sehingga alam beberapa kasus warna ikan memudar pada kondisi kadar garam tinggi.

Purines bersifat precursor DNA dan hanya diproduksi oleh ikan sendiri jadi purines lebih dipengaruhi oleh faktor genetik. Kita tidak dapat membuat ikan menjadi metalik dengan pemberian pakan.

Pteridines yang pada umumnya berupa Carotenoid berasal dari asupan pakan dari luar, umumnya carotenoid berasal dari buah-buahan, tumbuh-tumbuhan, alga dan fungi  yang pada dasarnya adalah hasil sintesa dari Vitamin A.  Caratenoid mempunyai lebih 600 jenis pigmen warna diantaranya yang umum dikenal seperti Astaxanthin, Canthaxantin, Zeaxanthin, Phycocyanin yang banyak dikandung dalam spirulina.  Pigmen carotenoid yang diserap akan disimpan dalam lapisan kulit, daging, sirip, telur, mata dan organ reproduksi dari ikan.

Bagaimana pola warna ikan terbentuk?

Intensitas pola warna ikan tergantung dari komposisi dan distribusi pigmen yang ada dalam Chromatopores dimana jumlah masing-masing pigmen ditentukan oleh peran hormon dan syaraf sensorik ikan.

Apakah warna ikan dapat ditingkatkan melalui pemberian pakan warna (color food)?

Untuk meningkatkan kualitas warna merah, orange dan kuning pakan warna dapat diberikan namun harus diperhatikan betul jumlahnya karena bisa menyebabkan penyebaran warna sporadis (bocor) karena kelebihan pigmen akan disimpan pada lapisan kulit dan sirip.  Untuk warna lain lebih ditentukan oleh faktor lingkungan, parameter air dan faktor genetik tentunya.

 

  • Bagnara J. and Mac Hadley | Chromatophores and pigments. Fish Physiology v. III. W.S. Hoar & Randall (ed.s). Academic Press | New York, London | 1973
  • Parker G.H. |  Animal Colour Changes and Their Neurohumours. A Survey of Investigations 1910-1943 | Cambridge University Press | 1948
  • Noakes, David L. G.  | Fish colors. The colors we see in fishes involve complex physical and biological processes. TFH 2/92 | 1992
  • Selong, Jason | Enhancing color of ornamental fish. FAMA 11/01 | 2001

This post created by Drajat W. on 09/12/2019 and updated 10/12/2019 – Copyrights (c) 2017 Koi Art, All Rights Reserved

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us