Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

MENGATUR pH AIR KOLAM

pH atau power of Hidrogen atau derajat keasaman adalah parameter penting untuk kelangsungan hidup KOI, dimana dia akan tumbuh dan berkembang baik di kisaran  pH  7-8. Nilai pH yang jauh dibawah 7 akan bersifat asam dan menjadi tempat yang baik untuk tumbuhnya bakteri maupun jamur akibatnya ikan jadi mudah terserang penyakit.  Sebaliknya jika pH nilainya terlalu jauh dari 8 maka air akan bersifat basa yang juga berbahaya buat KOI dimana dapat menimbulkan Alkalosis dengan symptom ikan kesulitan bernafas, menyendiri dan diam didasar kolam yang berujung dengan kematian KOI.

Pada realitas yang ada kondisi pH ideal tidaklah mudah dipertahankan karena beberapa faktor yang lambat laun mengurangi sifat alkalinitas dari air kolam.   Beberapa faktor yang memiliki andil turunnya nilai pH dikolam antara lain,

  1. pH air sumber yang terlalu tinggi atau terlalu rendah
  2. Perubahan yang dikarenakan faktor alam misalnya hujan atau debu vulkanik.
  3. Proses Nitrifikasi yang membutuhkan ion OH yang menurunkan alkalinitas.
  4. Kepadatan ikan
  5. Kandungan oksigen dikolam
  6. Proses penguraian limbah organik oleh bakteri fermentasi

Para pehobi yang berpengalaman akan segera mengganti sebagian air kolam jika pH swing drastis kebawah tentunya ini membutuhkan tenaga dan biaya untuk air pengganti yang harus dikeluarkan.  Sebenarnya ada cara yang cukup lain yang cukup mudah dan murah untuk menaikan pH air kolam yaitu dengan cara kimiawi akan diuraikan lebih lanjut

Untuk menaikan pH harus dilakukan secara bertahap, disarankan tidak boleh lebih besar dari 1 point perhari, sebab jika dilakukan secara drastis maka bakteri positif yang ada pada chamber filter akan stress dan mati yang pada akhirnya akan menimbulkan persoalan baru lagi.

Cara menaikan pH dengan cara kimiawi antara lain,

Kulit Kerang / Karang Jahe

Cara ini cukup banyak dilakukan orang yaitu dengan cara menaruhnya pada salah satu chamber filternya, cara ini cukup effektif didalam mempertahankan pH kolam (sebagai buffer) namun tidak bisa diharapkan untuk meningkatkan air kolam, nilai optimum pH dengan menggunakan media ini bisa mencapai kisaran 7.

Garam Ikan (NaCl)

Garam dapat kita gunakan untuk menaikan PH kolam, namun karena sifat garam adalah netral maka diperlukan jumlah garam yang banyak untuk mencapai PH mendekati nilai 7 yang tentunya kurang baik untuk ikan, oleh karena itu cara ini tidak disarankan.  Menaikan PH dengan garam hanya untuk keadaan darurat saja misalnya terjadi swing PH sehabis hujan deras.

Backing Soda / Natrium Bicarbonat (NaHCO3)

Pemakaian bahan ini sangat effektif dan tidak berbahaya  untuk menaikan pH air kolam dengan cepat harena berbentuk bubuk sehingga mudah larut dalam air  dan tidak terlalu mengeruhkan air.    Walaupun reaksinya cukup cepat namun senyawa ini memiliki keterbatasan nilai pH tertentu, dimana Backing soda akan mentuk pada angka pH di 8,4.   Walaupun memiliki batasan tersebut namun Backing Soda memiliki nilai KH (Hardnes) dibanding senyawa alkali yang lain, hal ini yang membuat nilai pH konstan lebih lama.

Prosedur menaikan pH dengan menggunakan senyawa ini harus dilakukan bertahap atau sedikit demi sedikit sambil dilakukan memonitor menggunakan pH meter.

Batu Kapur / Kalsium Carbonat (CaCO3)

Batu kapur dapat dimamfaatkan untuk menaikan pH air kolam dengan cara meletakannya didalam chamber filter kimia seperti halnya pemakaian kulit kerang atau karang jahe.  Karena berbahan dasar kapur maka pemakaian bahan ini sedikit menimbulkan sisa endapan kapur yang kurang baik untuk kebersihan kolam dan kadang menempel pada bilah pompa. Calcium Carbonat sMampu menaikan PH air hingga dikisaran 9.

Kapur Tohor / Kalsium Oksida (CaO)

Kapur tohor bersifat sangat alkalis dibanding material lainnya sehingga dengan jumlah sedikit sudah mampu menaikan pH yang tinggi.  Disamping menaikan pH Kapur Tohor juga akan bereaksi jika bercampur dengan air dan menghasilkan kalor yg dapat menaikan suhu air.   Sama halnya dengan Batu Kapur senyawa ini meninggalkan bekas endapan yang dapat mengeruhkan air kolam sesaat.  Prosedur menaikan pH menggunakan Kapur tohor harus dilakukan dengan sangat hati-hati yaitu dengan menambahkan sedikit demi sedikit kedalam kolam dengan dipantau secara seksama menggunakan pH meter.

Lalu apa yang harus dilakukan jika PH air kolam kita terlalu tinggi ?,  Untuk menurunkan PH kita bisa menggunakan Asam Sitrat, dengan cara yang sama kita bisa menurunkan PH ke level yang dikehendaki.

  • St. Jhon’s | PH Adjustment | www.mae.gov.nl.ca | 2012
  • SouthernRegionalAquacultureCenter (SRAC) | Interactions of pH, Carbon Dioxide,Alkalinity and Hardness in Fish Ponds | SRAC Publication No. 464 | 1992

This post created by Drajat W. 13/06/2019 updated 13/06/2019 – Copyrights (c) 2017 Koi Art, All Rights Reserved

3 Responses to “MENGATUR pH AIR KOLAM

  • Mohon ijin admin , numpang iklan promosi yaa….
    Kami menjual Batu kapur/ Kapur Aktif / Cao / CaOH2 / Kalsium Oxide / kalsium hidroxie /Limestone/ Quick Lime / Batu gamping / Kapur bakar / Kapur tohor/ Kapur sirih/Cao/ Kalsium Hidroksida/ Kalsium Karbonat / CaCo3 / Kapur pertanian / Kaptan / Kapur padam /Zeolite / Bentonite / Dolomite dll.
    Tersedia mesh 80 s/d Mesh 800 dengan kemasan / packing karung / 25 kg , 50 kg , 500 kg , 1000 kg .

    Untuk informasi lebih lanjut Silahkan hubungi :
    Asep 081281774186
    085793333234

    Simpan nomor dan hubungi jika sewaktu-waktu.

  • Mau nanya om, gimana caranya menjaga tds air kolam agar tidak terlampau tinggi melebihi tds air sumber

    • TDS itu nilai terkecilnya adalah TDS air sumber, jadi tidak mungkin lebih kecil dari TDS air sumber.
      Jika ingin menurunkan angka TDS dari air sumber hanya satu cara yaitu menggunakan saringan sistem River Osmosis yang cukup mahal harganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us