Jl. Flavio 1/10, Suvarna Sutera, Tangerang, Banten 15560
(081) 11-00-99-33

Ulcer


Resiko Kematian

■■■■■■■■■■■■■■■ : Moderat


Deskripsi

Penyakit ini sangat umum ditemukan berupa luka borok yang terus berkembang bahkan bisa menimbulkan lubang.  Penyakit ini dipicu karena lingkungan yang buruk yang mengakibatkan bakteri tumbuh subur, biasanya juga diikuti oleh infeksi sekunder akibat jamur.    Pada tahap awal ulcer tampak hanya beberapa sisik berdarah kemudian berubah menjadi borok/luka, tahap selanjutnya luka semakin membesar sehingga tampak seperti luka dengan sekeliling tepi berdarah dan ditengahnya terlihat nanah.   Luka muncul bisa dari infeksi dari dalam tubuh bisa juga dari luar tubuh misal akibat penanganan yang kasar.


Agen Penyebab

Tercatat beberapa bakteri penyebab ulcer antara lain Aeromonas, Pseudomonas dan Micobacter


Faktor Penyebab

  • Lingkungan yang buruk.
  • Penanganan/handling yang kasar

Cara Penularan

Kontak langsung melalui air


Masa Inkubasi   

kurang dari 48 jam


Gejala Klinis

Symtom Fisik

  • Muncul spot merah (sisik berdarah)
  • Muncul luka terbuka merah kadang disertai nanah
  • Sering disertai Pop Eye
  • Badan kurus

Symtom Perilaku

  • Sering melakukan gerakan aneh
  • Sering menggesekan ke dasar/dinding kolam


Diagnosa Penyakit

  • Melihat secara visual gejala klinis yang timbul
  • Menggunakan pengalaman sebelumnya

Pengendalian dan Pengobatan

Perbaiki parameter air kolam dan ikan yang terjangkit ulcer dipindahkan ke bak karantina untuk diobati

Pengobatan:

  • Untuk ulcer ringan (masih tahap awal perendaman kedalam larutan garam 5 gram/L bisa menyembuhkan ulcer
  • Untuk ulcer yang terlanjur parah dapat diberikan pengobatan 55 – 83 mg/Kg berat badan  Oxytetracycline dicampur kedalam 1 kg pakan.
  • Jika ikan sudah tidak mau makan maka antibiotik dapat diberikan melalui perendaman Oxytetracicline10 – 50 mg untuk setiap 1000 liter air, atau antibiotic lainnya sesuai takaran yang dianjurkansampai sembuh
  • Jika terlalu parah dapat dilakukan melalui injeksi Intra Muscular (IM) antibiotik sesuai dengan dosis yang tertera dalam kemasan

Tindakan Pencegahan

  • Jaga kebersihan kolam
  • Jangan menggunakan probiotik secara berlebihan.
  • Jangan memasukan ikan baru tampa proses karantina.
  • Gunakan lampu UV untuk mengontrol pertumbuhan bakteri

Rekomendasi Produk


Referensi

  • Veterinary Clinics of North America |2009 | | “Bacterial and Parasitic Diseases” | theclinics.com
  • Madhuri Sharma, A.B Shrivastav, Y.P Sahni, Govind Pandey | 2012| “Overviews of the Treatment and Control of Common Diseases” | International Research Journal of Pharmacy
  • FAO Fisheries and Aquaculture Department | “Cultured Aquatic Species Information Programme
    Cyprinus carpio (Linnaeus, 1758)” | FAO United Nation
  • Fishmedplus Coalition |2017 | “Fish Diseases Lacking Treatment”
  • Sandra Yosha, DVM, PhD |2004 | “Koi Husbandry, Health Assessment And Health Maintenance Program” | AKCA

Editor: Drajat, admin@koiart.net  | Created: 21/05/2018 | Last Update: 17/11/2021 |

Copyrights(C), koiart.net

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
WhatsApp us