Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Kesehatan Koi: ULCER

Penyakit ini sangat umum ditemukan berupa luka borok yang terus berkembang bahkan bisa menimbulkan lubang.  Penyakit ini dipicu karena lingkungan yang buruk yang mengakibatkan bakteri tumbuh subur.  Tercatat beberapa bakteri penyebab ulcer antara lain Aeromonas, Pseudomonas dan Myobacter, biasanya juga diikuti oleh infeksi sekunder akibat jamur.  Luka muncul bisa dari infeksi dari dalam tubuh bisa juga dari luar tubuh misal akibat penanganan yang kasar.

  • Pada tahap awal ulcer tampak hanya beberapa sisik berdarah kemudian berubah menjadi borok/luka, tahap selanjutnya luka semakin membesar sehingga tampak seperti luka dengan sekeliling tepi berdarah dan ditengahnya terlihat nanah.
  • Tubuh ikan semakin lama semakin kurus karena bakteri ini sifatnya menyerap nutrisi ikan.
  • Dalam beberapa kasus diikuti dengan pop eye.

 

  • Jaga kebersihan kolam
  • Jangan menggunakan probiotik secara berlebihan.
  • Jangan memasukan ikan baru tampa proses karantina.
  • Gunakan lampu UV untuk mengontrol pertumbuhan bakteri

  • Perbaiki parameter air kolam dan ikan yang terjangkit ulcer dipindahkan ke bak karantina.
  • Untuk ulcer ringan (masih tahap awal perendaman kedalam larutan garam 5 gram/L bisa menyembuhkan ulcer
  • Untuk ulcer yang terlanjur parah dapat diberikan pengobatan oral 2 gr  Oxytetracycline dicampur kedalam 1 kg pakan. Jika ikan sudah tidak mau makan maka antibiotik dapat diberikan melalui perendaman Oxytetracicline dengan takaran 20 gr untuk setiap 1000 liter air, atau antibiotic lainnya sesuai takaran yang dianjurkansampai sembuh

  • Veterinary Clinics of North America | Bacterial and Parasitic Diseases | theclinics.com | 2009
  • Madhuri Sharma, A.B Shrivastav, Y.P Sahni, Govind Pandey | Overviews of the Treatment and Control of Common Diseases | International Research Journal of Pharmacy | 2012
  • FAO Fisheries and Aquaculture Department | Cultured Aquatic Species Information Programme
    Cyprinus carpio (Linnaeus, 1758) | FAO United Nation |
  • Fishmedplus Coalition | Fish Diseases Lacking Treatment | 2017
  • Sandra Yosha, DVM, PhD | Koi Husbandry, Health Assessment And Health Maintenance Program | AKCA | 2004

This post created by Drajat W. 21/05/2018 updated 13/06/2019 – Copyrights (c) 2017 Koi Art, All Rights Reserved

(Klik salah satu produk dibawah untuk mendapatkan dosis dan petunjuk penggunaan)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us