Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Motil Aeromonas


Deskripsi

Penyakit berupa infeksi akut atau kronis yang disebabkan oleh bakteri motile Aeromonas, dengan karakteristik serangan septicemia mematikan (masuknya kuman penyakit kedalam darah) dengan sedikit tanda-tanda seperti exophthalmia, ascitis dan  ulcer.   Pada umumnya kematian ikan ditandai dengan infeksi sistemik akibat kehilangan sistem kekebalan tubuh (immune)


Agen Penyebab

Penyakit ini disebabkan oleh berbagai jenis Aeromonas antara lain,

  1. Aeromonas Hydrophila strain ATCC 7966
  2. Aeromonas Caviae strain ATCC 15468T
  3. Aeromonas Sobria strain CIP 7433T

Semua bakteri Aeromonas tergolong bakteri gram negatif dan pertumbuhan optimumnya pada temperatur 15C bahkan bisa ditemukan pada suhu 37C.

Bakteri ini tidak dapat hidup pada lingkungan yang mengandung Sodium Chloride 6,5% serta resisten terhadap Ampicillin dan Carbenicillin.

Bacteri ini kerap menjangkiti ikan pada suhu dibawah 15C dimana pada suhu tersebut metabolisma bakteri mencapai tahap optimum sedangkan metabolisma ikan sedang rendah seperti yang tampak pada gambar disamping

 

 

 


Faktor Penyebab

Beberapa faktor penyebab yang umum dijumpai adalah,

  1. Temperatur tinggi diatas 3oC atau rendah dibawah 15C
  2. Kepadatan tinggi.
  3. Konsentrasi Amonia dan Nitrit yang tinggi.
  4. Kadar organik di air yang tinggi
  5. Kadar Disolved Oksigen (DO) yang rendah
  6. Infeksi berat akibat serangan parasit
  7. Luka pada tubuh atau insang
  8. Nutrisi buruk
  9. Penanganan yang kasar

Faktor diatas memegang peranan penting terjadinya stress pada ikan yang mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh (immune) ikan sehingga ikan mudah dimasuki bakteri.


Cara Penularan

Bakteri ini mudah menyebar melalui air, endapan pada dasar kolam atau penularan langsung melalui luka atau infeksi parasit pada ikan.


Masa Inkubasi

Masa inkubasi sejak mulai terinfeksi sampai munculnya tanda penyakit bervariasi tergantung lingkungan dan temperatur kolam.  Pada umumnya masa inkubasi berkisar antara 4 sampai 10 hai sejak terinfeksi.


Gejala Klinis

Ketika bakteri Aeromonas mulai menginfeksi ikan, maka ikan akan menunjukan gejala-gejala sebagai berikut,

Tahap Awal (1-2 hari setelah infeksi)

  • Gejala awal ikan akan sering berdiam dan malas bergerak walaupun masih memiliki nafsu makan yang baik.
  • Selanjutnya ikan berdiam didasar kolam dan kadang menyendiri memisahkan diri dari kawanannya.
  • Tubuh ikan memproduksi lendir (mucus) berlebihan  sehingga warnanya cenderung kusam.

Tahap Akut (2-5 hari setelah infeksi)

  • Ikan akan kehilangan nafsu makan.
  • Muncul warna merah disekitar lembar sirip dan pangkal sirip kadang disertai pembengkakan.
  • Terjadi kerusakan pada sirip-sirip.
  • Terjadi pembengkakan pada perut bagian bawah.
  • Sisik memar dan berdarah
  • Muncul luka/ulcer atau iritasi pada sekujur tubuh ikan.

Tahap Kronis (5-10 hari setelah infeksi)

  • Kesulitan bernafas sehingga sering berdiam di bawah pancuran.
  • Pada kondisi ikan sering melakukan gerakan tidak terkontrol atau kejang-kejang.


Mortalitas

Penyakit ini dapat menyebabkan kematian 80% ikan dikolam


Diagnosa Penyakit

  1. Pengalaman pada kasus sebelumnya
  2. Gejala Klinis
  3. Melalui necropsy ikan yang terjangkit

Pengendalian dan Pengobatan

Jika ada/dicurigai ikan terjangkit angkat untuk dikarantina.  Tindakan pemberantasan bakteri menggunakan antiseptik/desinfektan di kolam adalah tindakan sia-sia sebab

  1. Bakeri ini selalu ada dalam lingkungan kolam dan dalam jumlah yang besar
  2. Bakteri ini mampu bertahan hidup tampa bantuan inangnya (host)
  3. Bakteri ini dapat berada pada tubuh ikan yang sehat.

Pengobatan dapat dilakukan dengan salah satu cara berikut,

  1. Injeksi Intramuscular lautan Oxytetracycline dengan dosis 0,25ml per 1 Kg berat ikan dilakukan pengulangan selang 3 hari.
  2. Pemberian Oxytetracycline melalui pakan 2-4mg/Kg pakan selama 10 hari
  3. Pemberian Acriflavine 0,2 gr/ton air selama 7 hari
  4. Pemberian Sulfamerazine melalui pakan 264mg/Kg pakan selama 10 hari

Tindakan Pencegahan

Prinsip pencegahan yang efektif adalah menjaga lingkungan agar ikan tidak mengalami stress sehingga daya tahan tubuh (immune) ikan tidak drop.

  1. Jaga parameter air kolam stabil dan sehat sehingga ikan tidak stress.
  2. Jangan memasukan ikan baru tampa melalui proses karantina yang cukup (minimal 7 hari) karena infeksi ini memiliki masa laten 5 hari.
  3. Jika didapati ikan terinfeksi dengan ciri-ciri diatas segera pindahkan ke bak karantina untuk diobati, ikan yang masih sehat di kolam diberi pakan yang terbuat dairi 1 kg pelet yang dicampur dengan  3-5  gram Oxytetracycline
  4. Kurangi penggunaan probiotik untuk menekan pertumbuhan bakteri di kolam
  5. Penggunaan Ozone untuk kolam sangat disarankan guna mendapatkan air yang steril.
  6. Gunakan lampu UV untuk menekan pertumbuhan bakteri di kolam

 


Referensi

  • Luther C. Chien | Over Coming Aeromonas Alley | www.michigankoi.com |
  • Veterinary Clinics of North America | Bacterial and Parasitic Diseases | theclinics.com | 2009
  • Madhuri Sharma, A.B Shrivastav, Y.P Sahni, Govind Pandey | Overviews of the Treatment and Control of Common Diseases | International Research Journal of Pharmacy | 2012
  • Mamoru Yoshimizu, Hisae Kasai, Takashi Aoki, Mitsuru Ototake, Masahiro Sakai, Tae-Sung Jung, Jun-ichi Hikima, Nobuaki Okamoto, Takashi Sakamoto, Akiyuki Ozaki, Ryosuke Yazawa | Prevention And Treatment Of Diseases Caused by Fish Pathogens | UNESCO | 2017
  • FAO Fisheries and Aquaculture Department | Cultured Aquatic Species Information Programme
    Cyprinus carpio (Linnaeus, 1758) | FAO United Nation |
  • Dilek Ozturk Ramazan Adanir, And Hulya Turutoglu | Isolation and Antibiotic Susceptibility of Aeromonas Hydrophila in Carp (Cyprinus Carpio) Hatchery Farm | Mehmet Akif Ersoy University, Turkey | 2007
  • J. Michael Janda* and Sharon L. Abbott | The GenusAeromonas: Taxonomy, Pathogenicity, and Infection | American Society for Microbiology | 2010
  • A.C. Camus, R.M. Durborow, W.G. Hemstreet , R.L. Thune1and J.P. Hawke  | Aeromonas Bacterial Infections —Motile Aeromonad Septicemia | Southern Regional Aquaculture Center (SRAC) | 1998

This post created by Drajat W. on 18/05/2018 updated on 09/05/2020  – Copyrights (c) 2017 Koi Art, All Rights Reserved

2 Responses to “Motil Aeromonas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us