Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Memilih Pakan KOI

Bagi sebagian pecinta Koi pasti pernah mengalami kebingungan memilih pakan yang baik untuk ikan peliharaannya sebelum mendapatkan pakan yang pas. Pakan Koi  yang beredar di pasaran saat ini sangat banyak ragamnya dan harganyapun bervariasi dari yang murah sampai yang termahal, dari yang produk lokal sampai yang impor.  Untuk memberi pencerahan dalam memilih pakan yang baik ada baiknya membaca uraian dibawah ini yang kami coba rangkum dari bernagai sumber.

Beberapa produsen memberi nama atau formula tertentu untuk memberi informasi kepada pengguna maksud atau keunggulan pakan tersebut,  Berdasarkan tujuan dari pakan secara garis besar yang beredar dipasar diberi label sebagai berikut,

  1. Growth Formula, yaitu pakan yang ditujukan untuk pertumbuhan KOI biasanya mengandung nutrisi tinggi berupa  protein dan lemak yang tinggi.
  2. Diet Formula, yaitu pakan yang ditujukan untuk membentuk body conformity yang baik biasanya mengandung nutrisi tinggi namun rendah searat dan karbohidratnya.
  3. Color Formula, yaitu pakan yang ditujukan untuk meningkatkan ketajaman warna tertentu umumnya mengandung protein yang mencerahkan kulit dan penambahan pigmen warna tertentu.
  4. Formula khusus untuk tujuan spesifik lainnya misalnya Wheatgerm yang ditujukan untuk pakan dimusim dingin karena mengandung karbohidrat tinggi yang sulit dicerna.

Pada umumnya banyak pehobi yang memilih kandungan protein tinggi, semakin tinggi protein harga pakan semakin mahal, memang tidak ada salahnya namun harus dipertimbangkan  jika protein berlebih akan mengakibatkan kerja biofilter menjadi berat yang pada akhirnya menurunkan kualitas air.  Protein boleh saja tinggi namun kandungan nutrisinya terutama asam amino didalamnya harus seimbang (balance), jika tidak maka akan banyak komponen asam amino yang tidak terserap tubuh dengan baik selanjutnya akan terbuang menjadi limbah dikolam.

Untuk lebih memahami pakan yang baik untuk pertumbuhan Koi yang optimal tak ada salahnya kita memahami kandungan dari suatu produk pakan .  Pada umumnya produsen pakan selalu mencantumkan kandungan pakannya pada kemasannya biasa dihitung dalam prosentase global seperti Protein, Lemak, Fiber, Abu dan Kadar airnya sehimgga kita perlu mendalami apa yang terkandung didalamnya,

1. Protein
Protein sangat diperlukan untuk pertumbuhan sel-sel tubuh koi. Protein dapat diperoleh dari hewan dan tumbuhan.   Didalam tubuh protein akan diurai menjadi asam-asam amino yang masing-masing memiliki peran sendiri dalam menunjang pertumbuhan.  Ada 10 unsur asam amino esensial yang harus dikonsumsi  ikan agar metabolisme pertumbuhan sel-nya optimal, antara lain.

L-Arginine : memegang peran penting untuk fungsi jantung dan pembuluh darah,

L-Histidine: berperan untuk pertumbuhan, pembentukan sel darah, perbaikan jaringan dan berfungsi sebagai pelindung sel saraf.

L-Isoleucine : berperan dalam penyembuhan luka, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatur kadar gula darah, dan memproduksi hormon. Komponen ini paling banyak terdapat pada jaringan otot dan membantu mengatur kadar energi di tubuh.

L-Leucine : adalah asam amino rantai cabang yang sangat penting untuk sintesis protein dan perbaikan otot. Leucine juga membantu mengatur kadar gula darah, merangsang penyembuhan luka, dan menghasilkan hormon pertumbuhan.

L-Lysine:  memainkan peran utama dalam sintesis protein, produksi hormon dan enzim dan penyerapan kalsium. Lysine memegang peran penting untuk produksi energi, fungsi kekebalan tubuh, serta produksi kolagen dan elastin.

L-Methionine: berperan penting dalam metabolisme dan detoksifikasi. Methionine diperlukan untuk pertumbuhan jaringan dan penyerapan seng dan selenium serta mineral penting lainnya.

L-Phenylalanine : berperan membantu menggabungkan antar asam amino lain, protein, serta enzim untuk menjalankan fungsinya dengan baik.  Didalam tubuh Phenylalanine dirubah menjadi  tirosin, yang penting untuk fungsi otak.

L-Threonine : penting untuk kulit dan gigi karena mengandung  enamel, kolagen, dan elastin. Asam amino esensial ini membantu menjalankan metabolisme lemak di dalam tubuh dan memperbaiki daya tahan terhadap stress.

L-Tryptophan :  merupakan pemicu produksi serotonin dan melatonin. Serotonin adalah komponen di saraf yang mengatur nafsu makan,  sementara melatonin mengatur siklus tidur

L-Valine : salah satu dari tiga asam amino rantai cabang, artinya memiliki rantai bercabang ke satu sisi struktur molekulnya. Valine membantu merangsang pertumbuhan dan regenerasi otot dan terlibat dalam produksi energi.

Dalam proses sintesis protein diperlukan enzym sebagai katalisator yang selanjutnya menghasilkan glikogen sebagai sumber tenaga dan metabolisme sel.  Glikogen yang berlebih akan disimpan dalam jaringan otot atau jaringan lain sebagai cadangan yang sewaktu-waktu bisa digunakan jika  terjadi kekurangan asupan protein.  Proses syntesis protein memerlukan takaran optimal antara satu asam amino dgn asam amino lainnya, jika ada unsur yang berlebih maka akan terbuang.

Jumlah kebutuhan asam amino yang seimbang (balance) dalam pakan dapat dilihat pada  tabel berikut

Asam Amino Esensial Kebutuhan (%)
L-Argine 3,8 – 4,3 %
L-Histidine 1,4 – 2,1 %
L-Isoleucine 2,3 – 2,5 %
L-Leucine 3,3 – 4,1 %
L-Lysine 5,3 – 5,7 %
L-Methionine 1,6 – 3,1 %
L-Phenylalanine 4,9 – 6,5 %
L-Threonine 3,3 – 3,9 %
L-Tryptophan 0,3 – 0,8 %
L-Valine 2,9 – 3,6 %
*Source: Tetra

Secara umum kebutuhan protein pakan koi berkisar 30 – 40 % tergantung usianya, semakin tua semakin rendah kebutuhan proteinnya, yang perlu diingat bukan besarnya kandungan protein tetapi keseimbangan unsur asam amino didalamnya.

  2. Lemak (Fat)
Lemak (fat) atau lipid adalah sumber energi utama bagi koi  setiap gram lemak menghasilkan 39,5 kJ gross energi.  Seperti halnya protein lemak juga terdiri dari beberapa asam lemak, agar tumbuh dengan baik Koi membutuhkan asam lemak tak jenuh yang berasal dari lemak nabati maupun hewani seperti soybean dan susu.   Kebutuhan lemak untuk Koi harus proporsional dengan besarnya asupan protein dan karbohidrat.  Secara umum kandungan lemak yang baik dalam pakan berkisar antara 5 – 8 %.     Kekurangan asam lemak esensial pada umumnya akan mengakibatkan berkurangnya pertumbuhan, warna memudar, kerusakan sirip dalam kondisi akut bisa menimbulkan kerusakan liver.

3. Serat (Fiber)

Pada dasarnya kotoran ikan terbentuk dari sisa pakan yang tidak tercerna dengan baik, serat sangat diperlukan untuk memperbaiki proses pencernaan sehingga sedikit pakan yang terbuang.  Secara umum kandungan serat yang baik berkisar antara 2 – 5 %

4. Karbohidrat (Carb)

Karbohidrat merupakan unsur penghasil energi, setiap gram karbohidrat menghasilkan 17,2 kJ gross energi.  Karbohidrat dapat diperoleh dari beberapa sumber nabati antara lain seperti gandum, padi dan jagung, namun sebaiknya tidak lebih dari 30 %
Karbohidrat sangat lambat diserap oleh sistem pencernaan usus pakan yang terlalu banyak kandungan karbohidratnya dapat membuat perut koi tampak buncit.

5. Vitamin

Vitamin diperlukan untuk proses reaksi metabolik serta membangun sistem kekebalan tubuh dalam proses sintesis protein, vitamin diibaratkan sebagai pemantik api dari sebuah mesin. Koi membutuhkan beberapa vitamin antara lain vitamin A, B, C, D, E dan K .  Kandungan vitamin dalam pakan umumnya tidak lebih dari 2% dan jumlahnya mudah berkurang jika terpengaruh cahaya, temperatur  kelembaban udara sehingga harus diperhatikan cara penyimpanan yang benar guna menjaga vitamin tetap tersedia dalam pakan.

6. Mineral

Mineral diperlukan agar metabolisme dan proses osmoregulasi di dalam tubuh koi dapat berlangsung dengan normal. Berbagai jenis mineral antara lain seperti zat besi, kalsium, fosfor, tembaga, yodium, dan magnesium  sangat penting dan diperlukan untuk pertumbuhan koi.
Koi dapat menyerap mineral dari kandungan makanan yang dikonsumsinya atau langsung menyerap dari air kolam.

7. Nutrisi Lainnya

Nutrisi yang biasanya ditambahkan berupa nutrisi yang bertujuan untuk meningkatan kualitas Koi antara lain

    • Spirulina adalah alga hijau biru yang berbentuk spiral yang merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk mempercantik warna dan meningkatkan ketahanan tubuh Koi terhadap penyakit.
    • Carotenoid, yang berupa pigmen warna seperti melanin, purin dan pteridin

8. Abu (Ash)

Abu adalah komponen sisa pembentuk pakan yang tidak memiliki mamfaat kepada proses metabolisme sel, namun kadar abu yang terlalu banyak dapat mengakibatkan air menjadi keruh.  Kadar abu disarankan tidak lebih dari 10 % guna menjaga kejernihan air kolam

9. Kandungan Air (Moisture)

Kadar air adalah unsur air yang tidak berpengaruh langsung pada proses metabolisme, namun harus menjadi perhatian semakin rendah kadar air pakan semakin kering dan keras sehingga sulit dicerna dan sebaliknya jika kadar air terlalu tinggi maka pakan akan mudah rusak karena jamur.   Kadar air yang disarankan adalah berkisar di 10 -11 %.

 

Cara Pemberian Pakan Yang Disarankan

Koi memerlukan waktu 4-5 jam untuk mencerna makanan pada temperatur 20 C dan semakin cepat jika suhu meningkat dan sebaliknya akan melambat bila suhu turun, sehingga  pemberian pakan 2-3 kali sehari sangat disarankan dengan total berat pakan perhari sebesar 2% dari berat tubuhnya.

Berikut cara pemberian pakan yang disarankan

  1. Pakan pertumbuhan (growth) sebaiknya diberikan 2-3 kali sehari, jika kita akan memacu pertumbuhan kita bisa menaikan frekuensi pemberian dan jumlahnya namun kita wajib mengetahui kapasitas biofilter yang ada di kolam.  “Memacu pertumbuhan dengan cara meningkatkan porsi pakan tampa mengetahui kapasitas biofilter adalah tindakan bunuh diri”.
  2. Pakan warna (color), sebaiknya diberikan sebagai selingan  dengan rasio 2 kali pemberian  pakan pertumbuhan diseling sekali pakan warna.   Pemberian pakan warna berlebihan akan mengakibatkan kebocoran warna atau membuat warna putih menjadi kekuningan.
  3. Pakan Wheatgerm, ini adalah formula pakan yang diperuntukan untuk pakan musim dingin atau suhu dibawah 10 C dimana pada kondisi ini nafsu makan ikan menurun sehingga diperlukan pakan yang bisa lama dicerna sehingga penyerapan nutrisi lebih baik.  Persepsi pakan wheatgerm dapat membuat warna putih menjadi lebih bersih adalah persepsi yang keliru karena wheatgerm lebih banyak unsur karbohidratnya dibanding protein yang lebih mempunyai pengaruh ke warna.
  4. Pakan pengobatan (immune booster), pakan ini diformulasikan untuk diberikan kepada ikan yang sakit atau dalam taraf penyembuhan, umumnya berisi protein untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta vitamin C dosis tinggi.

 

“Pakan-Ikan-Biofilter adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan” –DW@koiart

 


Referensi

  1. Duncan Griffiths | Koi Food facts and Nutrition myths | http://www.koiquest.co.uk | 2020
  2. Chris Neaves | KHA Training Program: Nutrition Module |   KHA | 2002
  3. Ahamed M. Azab, Hassan M.M. Khalaf-Allah and Hany Maher | Effect of some food additives on growth performance of koi fish, Cyprinus carpio(Linnaeus, 1758) | INTERNATIONAL JOURNAL OF ENVIRONMENTAL SCIENCE AND ENGINEERING (IJESE) | 2016
  4. P. Vijaya, Kajal Chakragorty, G. Iyyapparaja Narasimapallavan, K. K. Vijayan  And Kapila Tissera |Evaluation of formulated diets with different levels of marine protein mixtures in aquariculture of koi carp Cyprinus carpio var. koi (Linnaeus, 1758) | Researchgate.net | 2015
  5. K.E. Earle | The nutritional requirements of ornamental fish | Veterinary Quarterly | 2011
  6. New Life Spectrum | The Facts About Fish Nutrition | New Life International, Inc. | 2020
  7. Tetra Pond | Koi Nutrition | Tetra (UK) Limited |
  8. Mazuri | Formula Code – 5MC8 | www.mazuri.com | 2020

This post created by Drajat W. on 18/05/2018 updated 11/05/2020 – Copyrights (c) 2017 Koi Art, All Rights Reserved


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us