Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Prosedur Karantina KOI Baru

Setiap KOI baru wajib dikarantina terlebih dahulu sebelum masuk ke kolam, tujuannya adalah menjamin bahwa KOI yang baru tersebut bebas dari penyakit akibat jamur atau bakteri yang dapat menular kepada koleksi KOI kita yang ada dikolam.  Walaupun ikan yang kita beli dalam keadaan sehat atau ada jaminan penjualnya sudah dikarantina kita tetap harus mengkarantina kembali karena penyakit bisa timbul akibat kondisi air yang terbatas selama proses transportasi, apalagi jika proses pengiriman lebih dari 12 jam.  Memasukan KOI baru langsung kekolam tampa karantina juga dapat menyebabkan KOI yang baru kita beli mengalami stress yang kadang bisa mengakibatkan kematian karena tujuan karantina yang lain adalah proses adaptasi kelingkungan yang baru.

 

Peralatan yang diperlukan

  1. Bak atau tank Karantina
    • dapat digunakan bak berukuran 250 – 500 liter (disesuakan dengan ukuran ikan), jangan menggunakan bak yang terlalu kecil ini akan menyebabkan ikan stress dan mudah terserang penyakit.
    • bak dilengkapi dengan lubang kuras
  2. Pompa Sirkulasi (tidak wajib)
    • digunakan untuk mensirkulasi air melalui filter
  3. Filter (digunakan jika menggunakan pompa sirkulasi)
    • filter diperlukan minimal filter mekanis.
    • filter biologi juga dapat digunakan namun harus dilengkapi saluran bypass agar tidak terkontaminasi oleh obat-obatan yang diberikan selama proses karantina.
  4. Air Pump
    • air pump wajib dihidupkan selama proses karantina.
  5. Heater (tidak wajib)
    • heater digunakan untuk mempertahankan suhu minimal 27 C
  6. Net Cover Tank
    • Net cover (tutup bak) digunakan untuk mencegah ikan lompat.

Bahan yang harus disiapkan

  1. Garam Ikan
  2. Obat karantina
  3. Obat anti jamur
  4. Obat anti bakteri
  5. Obat anti parasit/kutu
  6. Alat ukur parameter air

 

Prosedur Karantina

  1. Isi bak karantina dengan air dan jalankan filter dan air pump dan heater yang telah disetting suhunya.
  2. Beri garam ikan sebanyak 0,1%  kedalam bak.
  3. Beri obat karantina sesuai petunjuk di kemasannya.
  4. Masukan KOI kedalam bak.
  5. Tutup bak dengan net cover, jika diperlukan letakan tutup dari stirofoam atau tripleks diatas net untuk memberi rasa aman pada KOI.
  6. Jangan beri pakan selama proses karantina.
  7. Jika tidak menggunakan air tersirkulasi ganti air 90% atau sampai batas punggung ikan setiap hari dan memberi obat karantina baru.  Lakukan penggantian selama 3 hari.
  8. Setelah 3 hai pengobatan dengan obat karantina lanjutkan karantina dengan obat 50% dari yang disarankan, jangan membiarkan ikan tampa obat apapun dalam bak karantina.
  9. Lakukan pemeriksaan KOI setiap hari secara seksama keseluruh permukaan tubuh KOI, jika dijumpai kelainan atau tanda terserang penyakit berikan obat yang sesuai dan dengan dosis yang disarankan.
  10. Lakukan pengawasan secara intensif dari hari ke hari sampai proses karantina selesai.
  11. Setelah periode karantina selesai dan sebelum ikan dipindah kekolam beri treatment obat anti parasit/kutu sesuai takaran yang tertera dikemasannya.
  12. Masukan ikan kedalam kolam dan amati perilakunya selama 3 hari kedepan, jika ada kelainan angkat kembali ikan untuk karantina lebih lanjut

 

Catatan Penting

  • Lakukan proses karantina minimal selama seminggu (ideal 2 minggu)
  • Jangan memasukan KOI dalam keadaan tidak sehat walaupun masa karantina sudah selesai.

 


Created: 17/05/2018 –  Updated: 17/11/2018
Copyrights (C) KOI Art 2017

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us