Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
08111009933 - 081959009933

Pengaruh Air Hujan Pada Kesehatan KOI

Bagi pemilik ikan KOI yang dipelihara dikolam terbuka (outdoor) masalah hujan akan menjadi masalah tersendiri.   Banyak orang berpendapat bahwa hujan tidak berpengaruh terhadap kesehatan ikan di kolam sementara sebagian orang berpendapat bahwa air hujan sangat berpengaruh terhadap parameter air.

Sebelum kita membahas lebih lanjut mari kita lihat karakteristik dari air hujan itu sendiri dimana umumnya hujan terdiri dari berbagai unsur dibawah ini:

  1. Air (H2O) mencapai 99%
  2. Asam Nitrat
  3. Carbon
  4. Asam Sulfat
  5. Garam.

Lalu apa masalahnya dengan hujan toh kandungannya hampir seluruhnya air jadi harusnya tidak berpengaruh bagi ikan, memang benar demikian namun mari kita lihat dari sisi derajat keasaman dari (PH) air hujan.  Seperti telah kita ketahui bersama bahwa rentang hidup yang aman bagi KOI adalah rentang pH 6 s/d 9 , diluar batas itu ikan akan perlahan mati, sementara kita lihat pH air hujan dibeberapa daerah di Indonesia berdasarkan data dari BMKG bahwa nilai rata-rata PH air hujan adalah 5,6 yang artinya sudah dibawah batas kondisi yang diterima KOI.

Bagi pecinta koi yang tinggal di daerah bebas polusi masih bisa dijumpai air hujan dengan PH yang berada direntang hidup ikan seperti Minangkabau, Kediri, Temindung dan lainnya maka dampak air hujan menjadi tidak terasa, namun bagi yang tinggal di daerah Cilacap, Bandung yang memiliki hujannya memiliki PH dibawah 6 tentunya akan menjadi masalah tersendiri karena air hujan akan banyak sekali mempengaruhi pH dari kolam kita.   Kondisi ini kadang diperparah dengan posisi kolam yang berada dibawah talang air hujan atau dibawah teritisan genting sehingga secara cepat air kolam akan terganti dengan air hujan.

Dampak negatif hujan yang sering muncul secara visual adalah sebagai berikut,

  1. Pada PH dibawah 5 ikan akan mulai stress dengan ciri-ciri malas bergerak dan kehilangan nafsu makan.
  2. Daya tahan tubuh ikan akan turun drastis
  3. Pada kondisi asam ini bakteri-bakteri patogen mulai muncul .
  4. Ikan mulai terserang penyakit yang diakibatkan oleh bakteri dan jamur.
  5. Ikan mulai banyak yang mati.

Guna menghindari dampak buruk air hujan kita dapat melakukan beberapa langkah berikut,

  1. Hindari tumpahan air hujan dalam volume besar masuk langsung kedalam kolam seperti air dari talang atau tritisan.
  2. Buat sistem overflow yang baik dan memadai, hal ini ditujukan supaya air hujan yang berada dipermukaan dapat disalurkan langsung keluar kolam.
  3. Lakukan pengukuran PH sehabis hujan, jika dijumpai kondisi PH dibawah ambang batas segera lakukan penggantian air secara bertahap sampai dicapai PH yang normal kembali, atau bisa juga diberikan bahan yang bersifat alkali seperti kapur (CaO, CaCO3) atau Backing Soda
  4. Kurangi pemberian pakan dimusim hujan dengan maksud mengurangi keasaman akibat dari kotoran organik ikan yang menumpuk.

Demikian artikel singkat yang mudah-mudahan bisa sedikit membantu pecinta koi.

 

#koiart

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
WhatsApp us