Jl. Sutera Tiara 3 No.20, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
(081) 11-00-99-33

Mengenal Sistem Filtrasi Kolam

Sistem filtrasi air kolam  mempunyai peranan vital dalam memelihara KOI, filter merupakan jantung dari ekosistem air kolam yang mendukung kehidupan dan perkembangan KOI.   Sebaik apapun kolam jika sistem filternya tidak bekerja optimal tidak akan menghasilkan KOI yang berkualitas atau sebaliknya kualitas KOI akan turun akibat jeleknya kualitas air kolam karena tidak berfungsinya filter.

Filter pada kolam KOI berperan untuk tersedianya air yang sehat untuk KOI, dampak yang diakibatkan karena jeleknya air karena filter tidak berfungsi optimal bervariasi mulai dari perubahan warna menjadi pudar, tubuh ikan yang tidak berkembang (kurus/kuntet), muncul penyakit akibat parasit dan jamur sampai dengan kematian mendadak yang sudah pasti sangat merugikan.

Secara fungsi filter kolam dapat dibagi beberapa jenis yang pada umumnya diletakan pada chamber (bak) terpisah, antara lain,

  1. Filter Mekanis
    • Fungsi: Menyaring partikel-partikel padat seperti kotoran ikan, sisa pakan, dll
    • Media: berupa screen (saringan), mat atau sponge atau sikat (brush)
  2. Filter Biologi
    • Fungsi: Mengurai zat Amonia (NH3) yang berasal dari kotoran ikan dan sisa pakan yang berbahaya untuk kelangsungan hidup ikan menjadi Nitrat (NO3) yang tidak berbahaya dan bermamfaat untuk pertumbuhan tanaman air.
    • Media: Bio Ball, Bioring, susunan Japmat, Batu Apung, Lavarock, dan lainnya yang memiliki bidang permukaan luas sebagai tempat hidup bakteri Nitrosomonas dan Nitrobacter yang berperan dalam proses penguraian.
  3. Filter Kimia
    • Fungsi: Menyaring materi yang tidak bisa disaring secara mekanis dan biologis.
    • Media:dapat menggunakan satu atau lebih media dibawah ini,
      • Batu Zeolith (mengikat Nitrit yang masih tersisa)
      • Carbon Active (Menyerap bau atau warna)
      • Kulit Kerang atau Karang Jahe(sebagai PH buffer
  4. Filter Khusus
    • Fungsi: diperuntukan untuk menyaring material/senyawa tertentu.
    • Contoh: Filter UV (untuk menjernihkan dan sterilisasi air)

 

Dari berbagai filter diatas filter biologi mempunyai peran terpenting, 95% keberhasilan sistem filtrasi kolam ditentukan oleh efektifitas filter biologi, sehingga filter biologi memiliki volume chamber lebih besar dari chamber filter lainnya.

Pada prakteknya masing-masing chamber disusun dalam satu arah aliran air, Rule of Thumb untuk dimensi chamber filter kolam adalah minimum 30% dari volume kolam dan minimal 50% dari total volume chamber filter adalah chamber filter biologi, prinsipnya semakin besar volume chamber filter semakin baik.

Berikut beberapa alternatif susunan chamber filter pada sistem filtrasi kolam,

 

#koiart-2018

 

23 Responses to “Mengenal Sistem Filtrasi Kolam

  • Thanks

  • maaf saya pemula, kalau dalam 1 chamber filter saya menumpuk bioball+bioring (filter biologi) dan diatasnya karang jahe+zeolith (filter kimiawi) itu berarti ga boleh ya?

  • Nanya om kalau kebalik gimana filter saya mekanis kimia baru biologis apalah dalam jangka panjang sangat berpengaruh thd perkembanagan ikan, terimkasih 🙏🙏🙏

  • Pakai cat kolam saja om merk Flexycoat atau Aquatite warna hitam

  • Om kalo di chamber filter biologis di pasang lampu uv bisa gak ya?

    • Sinar UV-C bersifat desinfectant sehingga sinarnya dapat membunuh benefisial bakteri di Biofilter yang berakibat terganggunya proses penyaringan

    • om mau tanya…. kolam saya full indor dengan 2 camber, rencana mau ditambah 1 camber lagi dengan media ember ( ditaruh di atas camber 1 dan 2) untuk skemanya seperti ini, camber 1 isi jaring nelayan, camber 2 isi jaring nelayan dan pompa, camber 3 isi bioball dan karang jahe. menurut om apakah sudah betul atau ada yang perlu di rubah… terimakasih untuk jawabannya semoga sukses selalu

  • om kalau kolam indor apa harus pake lampu UV ?

    • Kolam indoor yang tidak tersentuh sinar matahari sebaiknya menggunakan lampu penerangan type UV-B yang berfungsi menggantikan sinar matahari yang diperlukan oleh ikan.
      Lampu UV-B berbeda dengan lampu UV-C yang biasa dicelupkan dikolam untuk membunuh kuman. UV-B dipasang diatas kolam seperti lampu biasa, Lampu UV-B bisa dibeli di toko hewan peliharaan (pet shop) umumnya sering digunakan untuk keperluan sinar buatan untuk reptil.

  • Om apakah boleh filter kimia di gabungkan dengan lampu UV?

  • Om kalau filter kimia digabung dengan lampu uv apakah boleh?

  • Om saya punya kolam outdoor dengan media filter tabung, urutan media2 yg ada didalamnya menurut om yg bagus spt apa? Thx on

  • Kolam saya semi indoor om,, kena sinar matahri sekitar jam 11-12 siang,, kalau susunan filter seperti ini apakah sudah benar, ataukah ada yang dirubah urutanya, ch1 : japmat, spon, jaring nelayan
    Ch2 : batu lavarock
    Ch3 : (ada mesin pompa) bioball, carbon
    aktif.
    Ch4 : (berupa baki sekaligus waterfall)
    Saya isi karang jahe

    • Chamber 1 terlalu rapat mudah tersumbat
      Sebaiknya gunakan brush atau japmat saja cukup karena prinsip penyaringan kotorwn padat bukan disaring rapat2 melainkan juga menggunakan bantuan bakteri pengurai kotoran.

  • Kolam saya bau amis,cara mengatasinya gimana??
    Mohon pencerahan

    • Kolam bau amis jika tidak disebabkan oleh ikan bertelur biasanya disebabkan oleh tingginya kadar TAN (Total Amonia Nitrogen) atau biasa disebut amonia.
      Untuk mengatasinya coba diganti sebagian air dan puasakan ikan selama 3 hari sampai kondisi normal kembali.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp us